Penjabat Bupati Bachril Bakri Berharap Musrenbang Menghasilkan Perencanaan Prioritas, Realistis dan Berkualitas 

oleh

JURNALJAMBI.CO – Penjabat Bupati Sarolangun Dr. Ir. Bachril Bakri, M.App, Sc berharap Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dapat menghasilkan perencanaan  prioritas, realistis dan berkualitas. Hal ini juga disampaikannya  pada rangkaian pembukaan acara  Musrenbang Kecamatan Bathin VIII, Senin 29 Januari  2024 di Aula Kantor Camat Bathin VIII.

Musrenbang Kecamatan Bathin VIII dihadiri sejumlah Anggota DPRD Sarolangun Dapil Kecamatan Sarolangun – Bathin VIII, H. Zulkifli Sudin, Ade Saputra, SE, Sadam Hidayat, Abdul Basid, Penjabat Sekda Sarolangun Ir. Dedy Hendry, M.S, Plt, Kepala Bappeda Sarolangun Hj Maria Susanti,SE beserta para Kepala OPD dilingkungan Pemkab Sarolangun, Camat Bathin VIII Aryo L Fajrin, S.IP beserta Tripika Kecamatan Bathin VIII, para Lurah/Kepala Desa dan PKK se-Kecamatan Bathin VIII, para pendamping desa, tokoh masyarakat dan Delegasi Desa serta undangan lainnya.

Penjabat (Pj) Bupati Sarolangun Bachril Bakri mengatakan pentingnya usulan dan masukan dalam rancangan penyusunan perencanaan pembangunan, berdasarkan pengalaman.

”Kita harus memahami bahwa APBD Kabupaten Sarolangun sangat terbatas, dan PAD hanya Rp 70 miliar yang bisa diolah secara fleksibel oleh pemerintah daerah, termasuk Pokir Dewan dan sebagainya,” ucapnya.

Pj Bupati Bachril Bakri menekankan bahwasanya dengan Musrenbang ini  diharapkan dapat mempertajam rencana kerja (Renja) SKPD, dengan pembagian porsi  anggaran sesuai dengan kemampuan daerah  berdasarkan masukan dan usulan pembangunan.

Sebagaimana diketahui, Musrenbang ini merupakan amanat UU Nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan Nasional yang penting dan strategis dalam  meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai arah kebijakan pembangunan Sarolangun tahun 2025 yang meliputi (1) percepatan penurunan stunting, pengendalian inflasi, pengangguran terbuka, dan Penurunan kemiskinan ekstrem (2) pengembangan dan peningkatan produk pertanian, tanaman pangan dan holtikultura, perikanan dan perkebunan.

Baca Juga:  Musrenbang Kecamatan Pauh, Kemiskinan Ekstrem dan Ilegal Driling Masih Jadi Isu Strategis 

(3) peningkatan investasi daerah dan PAD. (4) Pengembangan UMKM (Minuman, makanan dan pengrajin batik), (5) Percepatan pembangunan wilayah kecamatan, (6) Penanggulangan dan pencegahan kerusakan lingkungan banjir dan tanah longsor dan (7) pembinaan dan pemberdayaan Suku anak Dalam (SAD).

”Kami berharap Musrenbang kecamatan dapat menghasilkan perencanaan program kegiatan yang benar-benar prioritas, realistis dan berkualitas berdasarkan kebutuhan masyarakat dan sesuai dengan visi dan misi RPD dan arah kebijakan nasional,” harap Pj Bachril Bakri.

Pada kesempatan ini, Camat Bathin VIII Aryo L Fajrin berharap dapat merencanakan dan merumuskan pembangunan daerah di kecamatan Bathin VIII untuk tahun 2025 mendatang.

Sementara itu, Plt Kepala Bappeda Sarolangun Maria Susanti menyebutkan poin-poin yang menjadi prioritas perencanaan pembangunan daerah dalam RKPD 2025 yaitu (1) Peningkatan Infrastruktur Daerah, (2) Peningkatan Perekonomian Daerah dan Masyarakat, (3) Peningkatan tata kelola pemerintahan, responsif gender dan pelayanan publik, dan (4) Peningkatan kualitas sumberdaya manusia dengan memperhatikan arah kebijakan yang selaras dengan kebijakan nasional.

Dalam rangkaian acara, dilakukan penandatanganan berita acara hasil kesepakatan bersama dalam Musrenbang kecamatan Bathin VIII pada perencanaan RKPD tahun 2025 yang disaksikan langsung Pj Bupati Sarolangun Bachril Bakri beserta jajaran Forkompinda. (Abahagus)