Hadiri Pengajian Akbar Ponpes Nurul Jadid, Calon DPR RI Cek Endra Bertekad Majukan Pesantren dari Senayan

oleh

JURNALJAMBI.CO, SAROLANGUN – Sosok pemimpin agamis Drs. H. Cek Endra bertekad memajukan pesantren di Kabupaten Sarolangun dan Provinsi Jambi secara luas, tekad mulia ini akan diwujudkannya dari Senayan. Niat mulia ini dikatakan calon kuat anggota DPR RI dari partai Golkar ini pada momentum menghadiri Pengajian Akbar Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Jadid di Desa Pasar Singkut Kabupaten Sarolangun, Sabtu 13 Mei 2023 dalam rangka peringatan hari lahir Ponpes Nurul Jadid yang ke 22.

Kehadiran Cek Endra disambut hangat oleh Pendiri dan Pengasuh Ponpes Nurul Jadid Ustadz DR. H. Imam Hambali bersama Syekh H. Muhammad Bin Abu Bakar yang diundang khusus dari Tahrim Yaman dan Habib Sayyidi Baraqbah dari Yogyakarta.

Turut hadir mantan Bupati Sarolangun H. Hillalatil Badri dan tokoh muda Sarolangun Gerry Trisatwika, para wali santri dan tamu undangan lainnya.

Beberapa saat kemudian, Cek Endra yang merupakan ketua dewan pembina dan penasehat Ponpes Nurul Jadid ini langsung ke panggung utama duduk bersama tamu khusus Syaikh Muhammad bin Abu Bakar Al-Khatib dan Habib Sayyidi Baraqbah. Ketua DPD Golkar Provinsi Jambi ini pun mengucapkan syukurnya karena telah dapat meluangkan waktu di tengah kesibukannya untuk menghadiri tasyakuran hari jadi Pondok Pesantren Nurul Jadid yang menurutnya Ponpes terbesar di Kabupaten Sarolangun.

“Alhamdulillah kita hari ini dapat menghadiri tasyakuran hari jadi Ponpes Nurul Jadid yang ke 22, menurut saya, pondok pesantren yang terbesar di Sarolangun adalah Ponpes Nurul Jadid yang telah banyak melahirkan generasi berbudi pekerti dan berakhlak Qur’ani,Walupun baru 22 tahun pondok ini sudah luar biasa,” ucapnya.

“Selamat kepada anak-anakku sekalian yang baru diwisuda dan selamat melanjutkan pendidikan di jenjang pendidikan yang lebih tinggi, bagi yang tidak melanjutkan pendidikan, turunlah ke masyarakat, abdikan ilmu yang dimiliki,” imbuhnya.

Baca Juga:  Raih Tiga Penghargaan, PTPN VI Solok Selatan Gelar Syukuran

Cek Endra juga menyebut, Pondok pesantren yang paling banyak di Provinsi Jambi adalah di Kabupaten Sarolangun, mantan Bupati Sarolangun 2 periode ini pun spontan memotivasi masyarakat dan para wali santri agar tetap bersemangat dan yakin, tidak takut dengan masa depan anak.

“Jangan takut memasukkan anak ke pondok pesantren, rezeki adalah urusan Allah subhanahu wataala, teruslah semangat memasukkan anak ke pesantren agar anak kita terjaga dari pengaruh negatif yang dapat merusak,” terang Cek Endra.

Terkait tekad mulyanya memajukan pondok pesantren, menurut data dan realita yang dihimpun media ini, kepedulian Cek Endra telah terbukti, dimasa kepemimpinannya selama 15 tahun, pondok pesantren di Sarolangun tumbuh subur dan maju.

Begitupun program di bidang keagamaan dalam membina akhlak dan ketakwaan masyarakat kepada sang khalik, Cek Endra telah merekrut 1000 guru mengaji dan 158 Da’i dan Da’iyah beserta pegawai syarak yang difasilitasi dengan insentif secara rutin dengan anggaran APBD.

Cek Endra juga dikenal sebagai pelopor gerakan shalat berjamaah di masjid khususnya shalat subuh berjamaah dengan program subuh keliling (Subling) yang viral di Provinsi Jambi, adalah sebuah gerakan mengajak masyarakat muslim meningkatkan ketakwaan kepada Sang Khalik dengan membiasakan shalat berjamaah di masjid. Program Subling ini berjalan sukses selama 5 tahun di akhir periodenya memimpin Kabupaten Sarolangun.

“Terus terang, selama 15 tahun memimpin Sarolangun saya sangat memperhatikan Pondok Pesantren, begitupun program lainnya di bidang keagamaan. Saya Insya Allah melanjutkan perjuangan ke DPR RI, Insya Allah ke depannya saya akan lebih memperhatikan dan memajukan pondok pesantren di Sarolangun dan Jambi secara luas, mohon dukungan semua masyarakat,” harap Cek Endra.

Rangkaian demi rangkaian acara selanjutnya berlangsung dengan baik dan nyaman. Tausiyah agama berisi nasehat dalam meningkatkan ketakwaan kepada sang Khalik disampaikan oleh Syaikh Muhammad bin Abu Bakar Al-Khatib dalam bahasa Arab, yang diterjemahkan oleh Gus Muhammad Fahrul Rozi Al-Imami, putera kandung DR Imam Hambali.

Baca Juga:  Pendaftaran Bacaleg Diterima KPU, PKS Sarolangun Targetkan Kursi Pimpinan

Usai menyampaikan tausiyah agama, Syaikh Muhammad Bin Abu Bakar Al-Khatib mengucapkan terimakasihnya kepada pimpinan Ponpes Nurul Jadid dan terimakasih khususnya pada Cek Endra yang telah ikut berperan memajukan pondok pesantren.

Begitupun tausiyah Ustadz Habib Sayyidi Baraqbah, jamaah dibekali dengan ilmu ilmu agama yang disampaikan dengan iringan shalawatan.

Ustadz Imam Hambali, pendiri dan pengasuh Ponpes Nurul Jadid mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih atas kehadiran Cek Endra, yang telah berperan penting dalam kemajuan Ponpes Nurul Jadid hingga diusia 22 tahun.

“Tidak terasa umur Pesantren Nurul Jadid sudah 22 tahun dan telah banyak melahirkan generasi bangsa yang berakhlak Qur’ani, ini tak terlepas dari peran penting Bapak Cek Endra. Mari kita doakan pondok kita semakin besar dan maju dengan ridha Allah Subhanahu wataala, kita doakan santri tahfizh kita diridhai Allah,” kata Ustadz Imam Hambali seraya menyebut tahun ini akan merekrut santri khusus menkaji kitab salafusshalih.

Ustadz Imam Hambali juga menyebut Pesantren ini sudah melahirkan lulusan di berbagai bidang dan sudah melanjutkan kuliah di Arab Saudi. (Abah Agus)

No More Posts Available.

No more pages to load.