Truk Batubara Bakal Berjalan Lagi, Ini Kata Gubernur Jambi Al Haris

oleh

JURNALJAMBI.CO, JAMBI – Operasional tambang dan angkutan batu bara, akan dibuka kembali. Gubernur Jambi, Al Haris mengatakan, operasional yang ditutup sejak 3 Maret lalu itu, kemungkinan.
Akan dibuka Sabtu depan. Ini tergantung dengan selesai atau tidaknya perbaikan jalan rusak di tiga titip di kabupaten Batanghari.

“Tadi sudah saya tanya kepada kepala Balai Jalan, Alkal, dan Kabid Bina Marga Dinas PUPR, kapan selesai perbaikannya. Ada tiga titik yang rusak parah, di Tembesi, Sridadi, satu lagi saya lupa,” kata Al Haris, Senin 6 Maret 2023.

Dia mengatakan, perlu ada kolaborasi dalam memperbaiki jalan rusak itu. Alkal bertugas menutup lubang, sementara Balai Jalan mengaspal.

Menurutnya, pihak-pihak yang bertanggung jawab memperbaiki jalan tersebut, menjanjikan perbaikan jalan selesai pada Sabtu 11 Maret 2023 mendatang.

Setelah jalan selesai, aktivitas Batu bara akan dibuka kembali. Karena ada masyarakat yang hidupnya bergantung pada aktivitas batubara tersebut.

“Kasian masyarakat yang disana, tentu butuh makan juga. Tapi, perbaikan ini harus selesai dulu. Kalau tidak diselesaikan, khawatirnya nanti Ramadhan macet lagi,” katanya.

Sementara itu, jalan baru di Simpang Karmeo, menurut Haris juga segera bisa dilewati. Dia mengatakan, jalan itu diperuntukan bagi kendaraan-kendaraan kecil. Sehingga, kendaraan-kendaraan kecil itu, tidak akan berpapasan dengan angkutan batu bara.

“Kendaraan kecil yang dari Kerinci, Merangin, bisa lewat situ. Sehingga tidak berdempetan dengan truk batu bara. Jangan sampai menganggu ekonomi. Kendaraan pengangkut sayur, dan bahan pokok yang ukuran kendaraanya kecil bisa lewat sana. Ambulance juga bisa lewat jalan itu,” tandasnya. (ist)