Lalui Jalan Ekstrim, Pantarlih Kabupaten Sarolangun Sudah Berhasil Coklit Data Pemilih  59 Persen

oleh

JURNALJAMBI.CO, SAROLANGUN – Tahapan pemutakhiran data pemilih Kabupaten Sarolangun sudah berlangsung sejak tanggal 12 Februari 2023, dari keterangan Ketua KPU Sarolangun Muhammad Fakhri, hingga hari ini, Jumat 24 Februari 2023, dalam rangka Pemilu tahun 2024, Panitia Pendaftaran Pemilih (Pantarlih) Kabupaten Sarolangun sudah berhasil melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) 59 persen dari 207.424 mata pilih, walaupun dalam kondisi musim hujan.

Dari daftar pemilih dalam model A-Daftar Pemilihan, Laki-laki berjumlah104.674 dan  Perempuan berjumlah 102.750, total pemilih 207.424, data inilah yang diturunkan ke Pantarlih untuk dilakukan coklit.

Ketua KPU Sarolangun Muhammad Fakhri menyebut capaian 59 persen tersebut dipengaruhi musim hujan dan kondisi jalan desa yang dilalui, Pantarlih harus berjibaku melalui jalan ekstrim menuju domisili mata pilih, seperti jalan menuju Dusun Manggis Kecamatan Limun, pantarlih harus menempuh jalan ekstrim dengan berjalan kaki yang  memakan waktu delapan jam. Hampir sama halnya di Desa Lamban Sigatal Kecamatan Pauh wilayah timur, ketika usai diguyur hujan, pantarlih harus berjibaku melewati banjir demi melakukan coklit data pemilih.

“Hingga hari ini, Pantarlih baru berhasil melakukan coklit data pemilih sebanyak 59 persen, hal ini ikut dipengaruhi kondisi medan jalan yang ekstrim seperti di Kecamatan Pauh wilayah timur dan jalan menuju dusun Manggis Desa Napal Melintang Kecamatan Limun, bila kondisi normal tentunya capaian bisa lebih banyak,” kata Muhammad Fakhri.

Perkembangan terkini ini diungkapkan Ketua KPU Sarolangun Muhammad Fakhri pada acara rapat kerja pelaksanaan pencocokan dan penelitian dan penggunaan aplikasi E-Coklit  Pemilu tahun 2024 bersama PPK se-Kabupaten Sarolangun, Jumat 24 Februari 2024 di aula KPU Sarolangun dihadiri para Komisioner dan Sekretaris KPU Sarolangun. Dan terkait jerih payah Pantarlih Kabupaten Sarolangun dalam  melakukan coklit data pemilih menempuh jalan ekstrim ini dapat dipantau di akun Facebook ” KPU Kabupaten Sarolangun”.

Baca Juga:  Dengan Helikopter, Gubernur Al Haris Pantau Proses Evakuasi Kapolda Jambi

Ketua Muhammad Fakhri menambahkan,  Pantarlih di Kecamatan Sarolangun baru berhasil melakukan coklit data pemilih 36 persen, namun di pusat ibukota kabupaten ini disebabkan oleh jumlah mata pilih yang banyak.

“Lain halnya di Kecamatan Sarolangun, coklit data pemilih baru 36 persen, mata pilih disini banyak, dari 6 kelurahan dan 10 desa, data mata pilihnya 39.874 pemilih,” sambung Muhammad Fakhri.

“Tahapan pemutakhiran data masih tersisa waktu  14 hari, kita optimis selesai menjelang akhir tahapan sesuai target,” imbuhnya.

Foto : Perjalanan Petugas Pantarlih dalam Melaksanakan Pemutakhiran Data Pemilih di Desa Lamban Sigatal menuju rumah masyarakat yang akan dicoklit*

Lanjut Muhammad Fakhri,  jumlah Pantarlih Kabupaten Sarolangun sesuai jumlah TPS, dan jumlah TPS se Kabupaten Sarolangun adalah 828 TPS dan waktu pelaksanaan tahapan pemutakhiran data pemilih hingga 14 Maret 2023.

“Tahapan berikutnya pada 15 Maret hingga 14 April memasuki tahapan pengimputan data ke aplikasi Sidalih (Sistim data pemilih),” ucap Muhammad Fakhri.

Muhammad Fakhri mengatakan, tahapan pemutakhiran data pemilih adalah berdasarkan Undang undang no 20 tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah serentak, tahapan untuk Pemilihan Legislatif DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi dan DPR RI dan Pemilihan Presiden tanggal 14 Februari 204. Pemilihan Gubernur dilaksanakan pada 27 Nopember 2024.

Untuk mendukung pekerjaan Pantarlih dalam pemutakhiran data pemilih, Ketua KPU Sarolangun Muhammad Fakhri menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Sarolangun untuk mempersiapkan dokumen kependudukan.

“Kami miinta kepada masyarakat Kabupaten Sarolangun dalam rentang waktu coklit agar menyiapkan dokumentasi kependudukan berupa KTP Elektronik dan Kartu Keluarga (KK),” harap Muhammad Fakhri. (gus)

No More Posts Available.

No more pages to load.