Musrenbang tingkat Kecamatan se-kabupaten Sarolangun tahun 2023 Sukses, Berakhir di Kecamatan Bathin VIII

oleh

JURNALJAMBI.CO, SAROLANGUN – Pemerintah Kabupaten Sarolangun sukses melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan untuk pembangunan tahun 2024, yang mana secara perdana digelar di Kecamatan Sarolangun, Kamis 26 Januari 2023 dan berakhir di Kecamatan Bathin VIII, Senin 20 Februari 2023. Musrenbang yang telah sukses dilaksanakan di 11 Kecamatan se-Kabupaten Sarolangun ini dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat desa dan kelurahan yang akan dijadikan prioritas pembangunan daerah tahun anggaran 2024 mendatang.

Pada Musrenbang pamungkas di aula kantor Camat Bathin VIII dihadiri Kepala Bappeda H. Muhammad, para Anggota DPRD Sarolangun, diantaranya M Fadlan Arafiqi, Ade Saputra, Zulkifli Sudin, Abdul Basyd dan H. Zulkifli, YS.
Turut hadir para Unsur Tripika Kecamatan Bathin VIII, Danramil Andul Aziz, Polsek, serta para Kepala OPD dan para undangan. serta para Delegasi Desa.

Camat Bathin VIII Ario Elfajrin, SIP melaporkan bahwa usulan-usulan telah disampaikan secara tertulis, Ia sangat berterimakasih karena menurutnya selama ini pemerintah bersama DPRD sangat memperhatikan pembangunan di kecamatan yang dipimpinnya.

“Terimakasih kepada pemerintah dan anggota DPRD yang telah membangun kecamatan Bathin VIII, selama ini kami merasa sangat diperhatikan,” kata Camat Rio Elfajrin.

“Mari kita berjuang bersama membangun kecamatan Bathin VIII,” imbuhnya.

Sementara itu, dalam sambutannya, Kepala Bappeda Sarolangun H. Muhammad, S.Ag kembali mengingatkan bahwa Musrenbang ini adalah rangkaian Musrenbang yang terakhir Kecamatan se Kabupaten Sarolangun tahun 2023 untuk merumuskan perencanaan pembangunan prioritas tahun anggaran 2024 mendatang.

“Musrenbang kita hari ini merupakan musyawarah hasil dari Musrenbang Desa dan kelurahan, dari sekian banyak usulan, tentu tidak semua masuk RKPD, akan diverifikasi berdasarkan skala prioritas yang dititikberatkan pada pembangunan infrastruktur dan perekonomian masyarakat” katanya.

Baca Juga:  Gema Petani Jambi Diskusi Publik Bahas Refleksi Gerakan Agraria

“Nanti akan diverifikasi pada tanggal 28 Februari, mana yang lebih prioritas, jika tidak terakomodir bisa kita titipkan pada renja SKPD,” sambung H. Muhammad.

Terkait masalah stunting, Ia menyebutkan bahwa di Kecamatan Bathin VIII tidak ada kasus stunting.

“Ini adalah gambaran bahwa para orang tua di Kecamatan Bathin VIII berhasil memberi gizi yang cukup pada anaknya,”

Selanjutnya, mewakili anggota dewan yang hadir, Muhammad Fadlan Arafiqi yang merupakan wakil rakyat Dapil I Sarolangun-Bathin VIII, menyoroti potensi pertanian palawija yang seharusnya dikelola dan dikembangkan dalam peningkatan ekonomi kerakyatan bagi masyarakat di sepanjang jalan Lintas Sumatera.

Sementara itu, dalam sambutan sebelum membuka acara, Pj Bupati Sarolangun Henrizal, SPT, MM mengatakan bahwa Musrenbang tingkat Kecamatan ini sudah jelas dasar dan tujuannya, Ia menyebut, dari 11 kecamatan yang melaksanakan Musrenbang, hanya dua kecamatan yang tidak sempat dihadirinya, itu karena kesibukan pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan.

“Musrenbang ini adalah langkah partisipatif masyarakat dalam pembangunan dengan dasar dan tujuan serta mekanisme yang sudah jelas, dan dari 11 kecamatan di kabupaten ini hanya dua kecamatan yang saya tak bisa hadir.” jelas pj Henrizal.

“Terkait masalah stunting, di Kecamatan Bathin VIII Alhamdulillah kosong, mudah-mudahan ini dapat dipertahankan,” harapnya.

Terkait inflasi yang menjadi masalah Nasional saat ini, Pj Henrizal menyebut di Kecamatan Bathin VIII tidak ada masalah, karena menurutnya masyarakat yang kebanyakan hidup dengan usaha di bidang perkebunan ini sudah tergolong mampu.

“Pengendalian inflasi di bathin VIII Insyaa Allah tidak masalah,” ujarnya.

Terkait ekonomi kerakyatan, Pj Bupati Henrizal sepakat dengan yang menjadi sorotan anggota dewan M. Fadlan Arafiqi, pertanian palawija adalah sangat potensial di Kecamatan Bathin VIII untuk meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga

Baca Juga:  Helikopter yang Ditumpangi Kapolda Jambi Mendarat Darurat di Kerinci

“Manfaatkan lahan yang ada, minimal untuk kebutuhan sendiri,” pungkas Pj Henrizal yang langsung membuka acara Musrembang tingkat Kecamatan Bathin VIII.

Pada akhir rangkaian acara Musrenbang Pj Bupati Sarolangun Henrizal bersama pejabat dan undang yang hadir melakukan deklarasi Open Defecation Free (ODF) atau gerakan stop buang air besar sembarangan. (gus)