Musharudin Minta Pemprov Berani Hentikan Angkutan Batu Bara Selain Plat Jambi

oleh
Aktifitas Kendaraan Truk Batu Bara

JURNALJAMBI.CO, KOTAJAMBI-Sejumlah anggota DPRD Provinsi Jambi terus mendesak pemerintah Provinsi Jambi untuk melakukan sejumlah langkah dalam menindaklanjuti persoalan angkutan batu bara.

Selain masalah kemacetan yang tidak kunjung teratasi, sejumlah ruas jalan yang dilalui oleh angkutan batu bara juga rusak dan butuh perbaikan.

Desakan ini disampaikan anggota DPRD Provinsi Jambi, Musharudin. Ia mendesak pemerintah untuk dapat menjalankan sejumlah aturan bahkan simulasi ganjil genap yang nantinya dimungkinkan untuk bisa mengatasi kemacetan yang terjadi.

“Selain itu, kita mendesak untuk kendaraan angkutan batu bara yang sampai dengan saat ini masih menggunakan plat luar Jambi untuk segera disetop, karena kendaraan ini juga tidak memberi dampak apa-apa dengan masyarakat Jambi khususnya,” ujarnya.

Lebih lanjut diterangkan oleh Musharudin bahwa selama ini jalan yang turut dilalui oleh angkutan batu bara mulai dari jalan desa, jalan kabupaten, Jalan Provinsi hingga jalan milik pemerintah pusat. Paling banyak dikatakan oleh Musharudin adalah jalan nasional yang jaraknya cukup panjang.

“Itu mulai dari Muara Tembesi ke pelabuhan lebih kurang 120 kilometer dengan jumlah mobil lebih kurang kita melihatnya 10-12 ribu unit. Jika ini dibiarkan tidak ada solusi yang signifikan maka tidak akan terselesaikan,” katanya.

“Kalau kita hitung saja panjang mobil batu bara 12 meter dikali 10 ribu unit itu sama dengan 12 meter per unit, artinya tidak ada jarak tambah lagi mobil umum dan pribadi maka kemacetan tak kan bisa terhindar apabila terjadi salah satu yang rusak. Maka kita juga mendesak realisasi jalur khusus batu bara,” pungkasnya.(azk)