Genjot PAD, Desa Mentawak Baru Revitalisasi Aset Desa

oleh

JURNALJAMBI..CO, SAROLANGUN – Dalam rangka menggenjot (meningkatkan.red) Pendapatan Asli Desa (PAD), Desa Mentawak Baru merevitalisasi aset desa.

Langkah menggenjot PAD Desa Mentawak Baru Kecamatan Air Hitam Kabupaten Sarolangun ini dilakukan terhadap aset desa yang selama ini tidak produktif karena dikuasai oleh warga.

Kepala Desa (Kades) Mentawak Baru Saiful Akmal mengatakan, langkah merepitalisasi aset desa ini dilakukan untuk mengoptimalkan aset desa untuk kepentingan dan kebutuhan masyarakatnya.

Salah satu yang dilakukan adalah revitalisasi dengan cara mengambil alih kebun sawit warga yang ditanam di atas lahan milik desa seluas 5 hektar, yang mana selama ini lahan tersebut dikuasai oleh warga dengan tanaman kelapa sawit bukan untuk kepentingan masyarakat desa

“Ya, tahun ini kita melakukan revitalisasi aset desa, salah satunya kita lakukan dengan mengambil alih kebun sawit warga yang ditanam di tanah desa yang selama ini dikuasai oleh 13 orang warga kita, langkah ini terutama untuk mengoptimalkan aset desa yang ada, dalam rangka menggenjot PAD untuk kepentingan dan kebutuhan masyarakat desa,” kata Kades Saiful Akmal kepada media ini, Jum’at (18/11/2022).

Kades Saiful menambahkan, dengan kemilikan 5 hektar kebun sawit yang selama ini dikuasai oleh warga, Desa yang dipimpinnya sudah memiliki 7 hektar kebun sawit di Tanah Kas Desa (TKD), hasilnya akan digunakan untuk kepentingan dan kebutuhan biaya kegiatan sosial dan keagamaan masyarakat.

“Saat ini Desa Mentawak baru memiliki 7 hektar kebun sawit di lahan TKD, kita berharap pendapatan dari hasil kebun sawit ini dapat membantu membiayai kegiatan sosial dan keagamaan masyarakat Desa Mentawak Baru,” tambah Kades Saiful.

Tidak menunggu lama, setelah resminya kemilikan 5 hektar kebun sawit yang sebelumnya dikuasai warga tersebut, Kades Saiful Akmal dan perangkat desa bersama warga, langsung melakukan perawatan dan pemupukan kebun sawit.

“Hari ini kita lakukan pemupukan sawit TKD dan panen perdana kebun tanaman pangan, cabe rawit,” ucap Kades Saiful Akmal.

Ditanya dari mana sumber PAD saat ini, Kades Saiful Akmal menyebut bahwa sumber PAD Desa Mentawak Baru adalah dari retribusi Pasar Desa yang digunakan untuk kegiatan sosial, kegiatan keagamaan, kegiatan PKK dan kegiatan Pemuda. Selain untuk kegiatan tersebut, PAD juga digunakan untuk kegiatan Desa seperti Peringatan Hari Kemerdekaan RI dan kegiatan lainnya seperti membantu guru mengaji.

“Semua PAD kita gunakan untuk kepentingan dan kebutuhan masyarakat desa,” pungkas Kades Saiful Akmal. (gus)