Sampaikan Aspirasi Petani Sawit ke Presiden, Abong Fendi: Kesejahteraan Petani Adalah Prioritas Kami

oleh

JURNALJAMBI.CO, JAKARTA – sejak dua bulan terakhir, harga TBS kelapa sawit mengalami penurunan yang sangat drastis.

Sempat menyentuh Rp. 3.800 perkilogram, harga TBS kelapa sawit terjun bebas hingga Rp. 600 perkilogram ditingkat petani. Parahnya lagi, banyak perusahaan yang memutuskan untuk tidak membeli TBS dari petani swadaya.

Menyikapi hal tersebut, Ketua DPRD Merangin, Herman Efendi yang didampingi oleh Anggota DPRD Merangin dari Fraksi Nasdem, Subadri menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi Kabupaten Penghasil Sawit Indonesia (APKSI) di Mercure Hotel Ancol, Jakarta pada tanggal 17 Juli 2022.

Acara dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo dan Pimpinan DPRD seluruh Indonesia khususnya daerah yang menjadi penghasil sawit.

Ketika dihubungi, pria yang akrab disapa Abong Fendi itu menuturkan bahwa kesejahteraan petani sawit merupakan prioritas utama.

“Hampir 60 persen masyarakat Merangin adalah petani sawit. Anjloknya harga TBS tentu membuat perekonomian mereka terganggu. Pada hari ini (16/07/2022) kami sudah berada di Jakarta untuk menghadiri Munas APKSI yang dihadiri oleh Presiden Joko Widodo untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan para petani sawit yang selama ini kami terima,” ujar Abong Fendi.

Melalui Munas ini lanjutnya, Kami ingin kendengar secara langsung dari Bapak Presiden mengenai nasib petani sawit kedepannya.

“Kesejahteraan petani sawit adalah prioritas kami. Semoga saja pada Munas besok (17/07/2022) bisa menghasilkan titik temu dan solusi menyikapi anjloknya harga sawit,” pungkasnya. (*)