Peduli Keluhan Pedagang, Ketua DPRD Tontawi Jauhari Turun Langsung ke Ancol Sarolangun

oleh

JURNALJAMBI.CO,SAROLANGUN – Peduli terhadap keluhan pedagang, Ketua DPRD Sarolangun Tontawi Jauhari tindak lanjuti pengaduan pedagang kaki lima (PKL) Ancol Sarolangun. Tontawi Jauhari langsung turun ke pusat jajanan kuliner Ancol meninjau lapak pedagang, Selasa sore (28/6) di titik keramaian depan rumah dinas Bupati Sarolangun. Pengaduan para PKL Ancol ini terkait intruksi Pemerintah menyuruh para PKL meninggalkan lapaknya dan merelokasi PKL ke ruko Pasar Bawah.

Dari informasi yang diperoleh media ini, hal ini terkait dengan rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sarolangun menargetkan Kota Sarolangun bersih dari PKL di semua jalur depan Rumah Dinas Bupati.

Tak mau dipindahkan, para PKL berencana melakukan aksi protes ke Pemerintah, namun mereka masih punya niat baik datang ke gedung Dewan, membawa masalah yang dihadapinya agar dapat diselesaikan. Sebagai langkah awal, beberapa perwakilan PKL spontan mengadukan masalah yang dihadapinya dengan pemerintah ini, ke gedung Dewan Kabupaten Sarolangun.

Para PKL mendesak Ketua dan anggota DPRD Sarolangun sebagai wakil rakyat untuk membantu membatalkan rencana Pemerintah tersebut, sehingga PKL tetap berdagang seperti biasanya.

Menanggapi masalah PKL Ancol ini, sebagai bukti kepeduliannya terhadap persoalan yang sedang dihadapi PKL, Ketua DPRD yang akrab dengan panggilan Bang Iton ini cepat tanggap dan turun langsung, walaupun dalam keadaan hujan.

“Para pedagang mengadukan permasalahan ini ke Dewan, mereka menyebut akan melakukan aksi perlawanan bila mereka dipindahkan,” kata Ketua Tontawi Jauhari.

Tontawi menyebut, turun langsung ke lokasi PKL ini adalah untuk mengetahui langsung seperti apa keluhan PKL dan kondisi rilnya di lapangan, agar dapat dicarikan solusi terbaik.

“Saya turun langsung walaupun dalam keadaan hujan, untuk mengetahui seperti apa keluhan PKL dan kondisi ril di lapangan,” ucap Tontawi Jauhari.

Baca Juga:  Kadis Pendidikan Tak Tahu Ada Temuan BPK Rp 179 Juta Terkait Meeting di Hotel CP

Menindaklanjuti masalah ini, Ketua DPRD Tontawi Jauhari mengatakan akan mendudukkan masalah ini dengan Pemerintah, Sekda dan jajarannya, seperti apa solusi terbaik menyikapi PKL Ancol ini. Ia berharap jangan ada tindakan apa-apa terhadap PKL sebelum adanya’ persetujuan DPRD.

“Untuk sementara, Saya minta tidak ada tindakan apa-apa terhadap PKL Ancol sebelum ada keputusan antara Pemerintah dan DPRD Sarolangun,”

Tontawi Jauhari menyebut masalah ini baru diketahuinya dari informasi pedagang.

“Saya baru dapat informasi dari Pedagang, katanya, mereka didatangi Pak Sekda dan rombongan tanpa disosialisasikan terlebih dahulu, menyuruh pedagang pindah ke bangunan pasar bawah, ini kan masalah, seharusnya pedagang diundang dulu dan disosialisasikan terkait rencana pemerintah merelokasi pedagang,” urai Tontawi.

Menurut Tontawi, seharusnya pemerintah mencarikan solusi yang tepat dan terbaik bagi pedagang, harus diperhitungkan omset dan pendapatannya.

“Seandainya pun mereka dipindahkan, harus dengan solusi yang tepat, apakah sudah layak dipindahkan kesana, bagaimana dengan pendapatannya, apakah sama, kalau seandainya tidak sama, tentu mereka tidak mau,” jelas Ketua Tontawi Jauhari.

Tontawi juga menyebut sebelumnya tidak ada pembicaraan terkait hal ini antara pemerintah dan DPRD, bagi Tontawi, sah-sah saja bila masyarakat pedagang mengadukan masalahnya ke Dewan, karena kami wakil rakyat,” pungkas Tontawi berjanji mengakomodir dan mencarikan solusi terbaik untuk PKL Ancol bersama Pemkab Sarolangun. (gus)