DPRD Merangin Verifikasi Berkas Cawabup, Nilwan vs Heri Dipilih Pertengahan Juli

oleh
Kantor DPRD Merangin

JURNALJAMBI.CO, MERANGIN – Pemilihan Wakil Bupati Merangin diperkirakan berlangsung pada pertengahan Juli 2022 mendatang. Dua calon, yakni politisi Golkar Heri S Mohza dipastikan akan melawan politisi PPP Nilwan Yahya.

Keduanya akan dipilih secara tertutup oleh 35 anggota DPRD Merangin. Ketua Panita Pemilihan Wakil Bupati Merangin Ashari Elwakas memastikan tahapan pemilihan terus berproses.

“Saat ini, kita masih memverifikasi berkas adiministrasi dua calon, yakni Nilwan dari PPP dan dan Heri S Mohza dari Golkar,” ujar politisi Partai Demokrat ini, Minggu (26/6).

Setelah verifikasi, lanjut Ashari, panitia akan menetapkan nama calon lalu masuk kepada penyampaikan visi dan misi calon. “Pemilihan dilakukan melalui rapat paripurna terbuka. Tapi pemilihan secara tertutup,” katanya.

Beredar draf surat suara yang akan dipakai saat pemilihan nanti. Tampak pada halaman depan foto Nilwan dan Heri, sama-sama mengenakan peci. Tidak ada nomor urut calon.

Namun, Apuk –demikian sapaan akrab Ashari, menyatakan surat suara belum dicetak. Katanya, surat suara akan dicetak setelah verifikasi berkas, penetapan calon dan penentuan nomor urut. “Sekarang belum ada,” katanya.

Ditanya soal tanggal pasti pemilihan, Apuk menolak menyebutkan. “Belum ada jadwal resmi. Estimasinya dalam bulan Juli,” tukasnya.

Heri S Mohza yang dihubungi terpisah mengaku belum mendapat informasi soal jadwal pemilihan dari panitia. “Hari patinya belum ada,” katanya.

Selaku calon, Taboy –demikian sapaan akrabnya– mengaku sudah optimal membangun komunikasi dengan fraksi-fraksi di DPRD Merangin. “Sekarang kita serahkan pada takdir,” katanya.

Golkar sendiri memegang enam kursi DPRD Merangin, akan berkoalisi dengan Partai Berkarya yang memiliki satu kursi.

Ketua DPD II Golkar Merangin yang juga Ketua DPRD Merangin Herman Efendi menyatakan tidak ikut dalam proses lobi-lobi anggota lainnya. “Semua sudah saya serahkan, termasuk rekomendasi. Yang pasti tidak meghambat,” katanya. (*)