Jembatan Sei Tebat Pauh Dibongkar, Pengguna Jalan Diharap Hati-Hati dan Sabar Antri

oleh

JURNALJAMBI.CO, SAROLANGUN – Jembatan Sei Tebat yang terletak di Desa Karang Mendapo Kecamatan Pauh Sarolangun dibongkar dan sekaligus dilakukan penggantian jalur jalan untuk dibangun jembatan baru sebagai jembatan pengganti. Dengan aktivitas pembongkaran dan pembangunan jembatan baru di titik 14 KM dari Simpang Sarolangun atau sekitar 11 KM dari pasar Pauh ini, para pengguna jalan dari arah Jambi dan Muara Tembesi menuju Sarolangun ataupun arah sebaliknya dihimbau untuk hati-hati dan harus bersabar mengikuti antrian.

Pantauan media ini, Jum’at (24/6) terlihat Camat Pauh Jupri, SE bersama petugas melakukan pemantauan dan rencana pengaturan lalulintas jalan di lokasi tersebut, agar tidak terjadinya kemacetan panjang yang mengganggu kenyamanan pengguna jalan.

Camat Jupri yang sekaligus sebagai Pj. Kades Karang Mendapo (Karmend) ini menghimbau para pengguna jalan yang melintas agar berhati-hati dan bersabar dalam antrian dengan mematuhi aturan petugas.

“Ini penting untuk dipatuhi. Pengguna jalan diharap mematuhi petunjuk petugas pengatur jalan. Jika pengguna jalan tidak sabar dan tidak mematuhi petunjuk petugas pengatur jalan, tentu akan menyebabkan kemacetan panjang,” himbau Camat Jupri.

Camat Jupri juga meminta kepada seluruh masyarakat Desa Karang Mendapo, khususnya para pemuda, dengan keadaan pembongkaran jembatan ini supaya dapat memaklumi bila terjadi kemacetan dan mendukung percepatan pembangunan jembatan yang baru.

“Dimohon kepada seluruh masyarakat Desa Karang Mendapo, khususnya para pemuda, dengan keadaan pembongkaran jembatan ini supaya dapat memaklumi bila terjadi kemacetan serta mendukung percepatan pembangunannya,” ucap Camat Jupri.

Camat Jupri juga mengingatkan mobil angkutan yang melintas, terutama mobil bertonase berat untuk mengurangi muatannya.

Dari informasi yang dihimpun media ini, Proyek ini melalui Balai jalan dan Jembatan Kementerian PUPR yang sudah disosialisasikan ke masyarakat, unsur Tripika, Kades, Kepolisian, Dishub dan Dinas PU Sarolangun beberapa waktu lalu. Pengerjaan pembongkaran dan pembangunan jembatan yang baru akan memakan waktu sekitar 8 (Delapan) bulan. (gus)