Desa Bukit Bumi Raya Menggelar Edukasi dan Sosialisasi PPKM Berbasis Mikro

oleh

JURNALJAMBI.CO, SAROLANGUN – Pemerintah Desa Bukit Bumi Raya Kecamatan Singkut menggelar acara Edukasi dan Sosialisasi PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Berbasis Mikro, Selasa (7/6) di halaman kantor Desa Bukit Bumi Raya.

Acara edukasi dan sosialisasi PPKM yang bersifat mendidik masyarakat ini dihadiri oleh Kades Bukit Bumi Raya Purnawan, S.Pdi,
Camat Singkut diwakili oleh kasi Kesos Adhari Marzul. Hadir sebagai Pemateri Kapus Singkut V Asrodi, Lediyana Pendamping Desa,
Raden A, Bhabin kamtibmas dan Susanto Babinsa serta Ketua BPD dan aparatur Pemerintah Desa.  turut hadir  Bidan desa,tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

Kepala Desa (Kades) Purnawan dalam sambutannya mengatakan bahwa edukasi dan sosialisasi PPKM ini wajib dilakukan di setiap desa dengan menggunakan anggaran dana desa (DD).

“Sosialisasi PPKM ini wajib bagi setiap desa, ini muncul pada masa pandemi, yang bertujuan agar tidak terjangkitnya virus corona di tengah masyarakat,” kata Kades Purnawan.

Sebagai Kades, Purnawan berharap dan berdoa agar virus corona tidak singgah di desa dan terjangkit pada masyarakat.

“Pemerintah melakukan pembatasan- pembatasan kegiatan masyarakat, dimana rentan terjangkitnya virus corona, ini bertujuan agar virus corona tidak singgah di desa kita dan menjangkiti masyarakat kita,” ucap Kades Purnawan seraya berharap
Pandemi Corona segera berakhir sehingga kegiatan di desa hingga kegiatan skala nasional  dapat berlangsung tanpa pembatasan dan kendala.

“Melalui edukasi dan sosialisasi ini Saya menghimbau masyarakat tetap selalu waspada dan sama-sama membatasi diri sehingga apa yang kita kawatirkan tidak terjadi,” imbau Kades Purnawan.

Kasi Kesos Kecamatan Singkut Adhari Marzul dalam sambutannya mengatakan bahwa masyarakat sudah mengikuti pembatasan- pembatasan di masa pandemi corona, dengan penuh suka-duka, khususnya dengan pemberlakuan lock down, tidak boleh keluar rumah, PSBB dan PPKM.

Baca Juga:  Kadis PMD Sarolangun Himbau Kades Segera Realisasikan Pemanfaatan Dana P2D

“Kita doakan Corona betul-betul hilang di muka bumi ini,” ucap Adhari Marzul.

Sementara itu, Pendamping Desa Lediyana mengatakan, edukasi dan sosialisasi PPKM merupakan tindaklanjut dari pemberlakuan PSBB (Pembatasan sosial berskala besar) sebagai pioritas kegiatan yang menggunakan Dana Desa, disamping kegiatan pokok untuk pembangunan, stunting dan BLT.

Sebagai pemateri, Kepala Puskesmas (Kapus) Singkut V, Asrodi menjelaskan beberapa edukasi dan sosialisasi terhadap pentingnya PPKM.

Ia mengatakan instruksi dan keharusan wajib vaksinasi covid bagi masyarakat dan berbagai pembatasan yang dilakukan pemerintah terhadap kegiatan masyarakat adalah untuk masyarakat itu sendiri.

“Kita harus tetap waspada, walaupun covid sudah mereda, namun pemerintah belum mencabut status pandemi covid. Kami mohon kepada masyarakat untuk membudayakan protokol kesehatan, seperti pakai masker dan sering mencuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak sosial, setidaknya untuk menjaga perilaku hidup sehat,” kata Kapus Asrodi.

Kapus Asrodi juga menyebut bahwa pada penghujung pandemi ini juga terjadi KLB (Kasus Luar Biasa) seperti penyakit campak, dengan demikian, pemerintah mewajibkan bagi anak usia sembilan bulan ke atas wajib vaksinasi campak.

Materi edukasi dan sosialisasi PPKM ini juga disampaikan Bhabin Kamtibmas dan Babinsa.
Acara edukasi dan sosialisasi PPKM ini berlangsung begitu khidmad, dan sukses terselenggara menjelang pukul 12 siang. (*)

Ini beberapa foto kegiatan :

Penulis : Abah Agus