Banyak Aset Tak Sesuai Peruntukkan, DPRD Merangin Panggil BPKAD

oleh

JURNALJAMBI.CO, MERANGIN – Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Merangi dibikin gerah lantaran banyaknya asset yang digunakan tak sesuai dengan peruntukkan.

Terkait hal tersebut, Selasa (10/05/2022) melalui Lintas Komisi, DPRD Merangin memanggil Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Merangin.

Pihak BPKAD dihadiri oleh Sekretaris Siti Fatimah, namun Kabid Aset tidak tampak hadir pada pertemuan tersebut.

Pertemuan bertempat di Ruang Banggar DPRD Merangin, bertindak sebagai pimpinan rapat yakni As’ari El Wakas alias Apuk yang dipilih dari anggota komisi yang hadir.

Apuk mengatakan bahwa ia melihat di lapangan banyak aset bergerak maupun tidak bergerak yang dikuasai oleh orang yang tidak sesuai dengan kapasitasnya.

“Kita melihat di lapangan banyak sekali aset baik kendaran dinas dan aset tidak bergerak lainnya yang kepemilikan tidak pada tangan yang sebenarnya, makanya kita panggil aset tadi,” ujar Apuk.

Ia juga minta pihak BPKAD untuk menertibkan aset-aset yang ada terlebih dahulu kemudian ditentukan statusnya apakah akan dilelang atau di hapus dari daftar aset daerah.

“Kendaraan dinas itu kita tarik dan di tarok sebuah tempat, kita minta nanti apakah harus dilelang atau penghapusan aset,” tambah Apuk.

Pihak BPAKD terang Apuk pada pertemuan tersebut kembali melempar kepada OPD terkait pemegang aset sehingga pihak dewan akan mendalami persoalan aset ini dengan memanggil ulang pihak terkait.

Berdasarkan pantauan di lapangan, anggota dewan lintas komisi yang hadir diantaranya Ketua Komisi I Sukar, wakil ketua Ahmad Yani, anggota Saut Tua Samosir, Syafrion dan Hasren Purja Sakti.

Komisi II hadir ketua komisi Yuzan dengan anggota As’ari El Wakas, Muhammad Helmi dan Taufiq. Sementara Komisi III hadir Ketua Komisi Zainal Amri, Suardi dan Darmadi. (*)