Ngadu ke DPRD Merangin. Warga Tiga Desa Protes Tahapan Pilkades

oleh

JURNALJAMBI.CO, MERANGIN – Permasalahan Pilkades Sungai Tabir Kecamatan Tabir Barat dan Simpang Limbur Kecamatan Pamenang Barat belum sempat dibahas, massa dari Desa Muara Jernih Kecamatan Tabir Ulu menambah hiruk pikuk protes Pilkades di Gedung DPRD Kabupaten Merangin.

Hingga saat ini, massa dari tiga desa masih bertahan lantaran belum satu pun permasalahan Pilkades dari masing-masing desa yang dibahas. Pasalnya, pihak DPRD Kabupaten Merangin masih menunggu kedatangan Bupati Merangin.

“Sesuai permintaan massa, kita nunggu Pak Bupati datang. Kalau belum datang, belum kita mulai,” ujar Ketua DPRD Kabupaten Merangin, Herman Efendi yang membawa perwakilan massa dari tiga desa ke Ruang Banggar.

Pantauan Jurnaljambi.co, massa dari Desa Muaro Jernih memprotes mekanisme penilaian bakal calon yang dinilai ambigu dan tak ada kejelasan.

“Jumlah Bakal Calon Kades di Desa Muara Jernih itu ada 10 orang. Nah, sesuai ketentuan itu kan yang lolos menjadi Cakades itu hanya lima orang. Dari lima orang itu, empat orang dinyatakan sudah lolos verifikasi. Untuk kursi ke-5, ternyata ada nilai yang dianggap sama itu sebanyak 4 orang. Supaya tidak ada perselisihan, kami ingin kejelasan seperti apa penilaian yang tepat untuk mengisi kursi ke lima Cakades Muaro Jernih,” ujar salah satu warga Desa Muara Jernih.  (*)