Rudal Ukraina Tenggelamkan Kapal Perang Rusia, Dibalas dengan Ledakan Pabrik Rudal Ukraina

oleh

JURNALJAMBI.CO, JAKARTA – Sebuah pabrik militer Ukraina di luar Kiev yang memproduksi rudal dihancurkan oleh serangan Rusia. Pabrik ini diduga merupakan lokasi produksi rudal yang digunakan oleh Ukraina untuk menenggelamkan Kapal Perang Rusia, Moskva.

 

Dikutip dari AFP, pabrik yang berada di pinggiran kota Kyiv Vyshneve dekat bandara internasional Zhuliany, rusak parah. Sekitar 50 kendaraan yang diparkir di dekat pabrik mengalami kerusakan kaca jendela.

 

Rusia sebelumnya mengumumkan telah menyerang pabrik menggunakan rudal jarak jauh Kalibr. Serangan itu terjadi sehari setelah Ukraina mengeklaim telah menghancurkan kapal perang Moskow Rusia, Kamis (14/4).

Menurut sebuah pernyataan di situs web produsen senjata negara Ukraina Ukroboronprom, pabrik Vizar tersebut memproduksi rudal Neptunus.

 

Andrei Sizov, seorang pemilik bengkel kayu berusia 47 tahun di dekat lokasi pabrik, mengatakan serangan itu terjadi pada malam hari. “Sekitar pukul 01.30 (waktu setempat), satpam saya menelepon saya karena ada serangan udara,” kata dia.

“Ada lima tembakan. Karyawan saya ada di kantor dan terlempar karena ledakan itu,” sambung dia.

 

 

Dia yakin Rusia membalas dendam atas kapal perang Moskva, dengan mengatakan: “Mereka membuat kita membayar untuk menghancurkan Moskva,” ucapnya.

 

Gubernur wilayah Odessa, Maxim Marchenko, mengatakan bahwa tentara Ukraina telah menggunakan rudal Neptunus untuk menyerang Moskva.

 

Moskow tidak mengkonfirmasi penjelasan atas tenggelamnya kapal besarnya, hanya mengatakan bahwa kebakaran terjadi di atas kapal sepanjang 186 meter itu.

Dikatakan kapal penjelajah itu tenggelam usai ada ledakan di kapal. Moskva disebut tenggelam dalam upaya untuk menariknya ke pelabuhan terdekat.

 

Serangan Rusia di wilayah Kiev telah mereda sejak akhir Maret, ketika Moskow menarik pasukannya, mengatakan ingin berkonsentrasi di selatan dan timur Ukraina.

Baca Juga:  Gadis 16 tahun Asal Bogor Menghilang Tanpa Jejak

 

Namun Rusia memperingatkan bahwa mereka akan mengintensifkan serangan di ibu kota setelah menuduh Ukraina menargetkan kota-kota perbatasan Rusia.

 

Kiev membantahnya, sebaliknya menuduh Rusia telah melakukan insiden untuk membangkitkan “histeria anti-Ukraina” di negara itu. (red)

 

Sumber: kumparan.com

No More Posts Available.

No more pages to load.