Lapor Pak Kapolres, PETI Merajalela di Pulau Baru, 9 Eksavator Kuasai 2 Sungai

oleh

JURNALJAMBI.CO, MERANGIN – Warga Desa Pulau Baru Kecamatan Batang Masumai Kabupaten Merangin mulai gerah dengan keberadaan aktifitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di desa mereka.

Warga yang enggan namanya disebutkan itu berharap agar pihak kepolisian bisa turun melakukan penertiban. Mengingat, jarak dari Kota Bangko menuju Desa Pulau Baru hanya sekitar 15-20 menit saja.

Menurut warga, sedikitnya ada 9 eksavator yang menguasai dua sungai di Desa Pulau Baru. Yakni di Sungai Marus, terdapat 2 eksavator dan di Sungai Markeh 7 eksavator.

“Mereka sudah beroperasi selama 3 bulan terakhir. Selain merusak sungai, aktivitas PETI juga merusak infrastruktur jalan. Kami mau melapor, tapi takut ada bekingnya,” ujar warga.

“Kami berharap, kegiatan ilegal ini segera ditertibkan dan jangan hanya tebang pilih saja. Sebisa mungkin semuanya ditertibkan,” tambahnya.

Kepala Desa Pulau Baru, Abdul Muis belum berhasil dikonfirmasi. Dihubungi via telpon hanya terdengar nada tidak aktiv. Sementara, pesan whatsapp yang dikirim hanya terlihat conteng dua.

Begitu juga dengan Kasat Reskrim Polres Merangin, AKP Indar Wahyu Ardianto. (*)