Ustadz Inayatullah: Pak Nalim yang Pertama Membawa Saya ke Merangin

oleh

JURNALJAMBI.CO, MERANGIN – Meski telah menjadi Wakil Bupati Muratara Provinsi Sumatera Selatan, Ustadz Inayatullah ternyata tetap aktif menjalankan dakwah dan siar agama Islam.

Rabu (23/03/2022), pria yang akrab disapa Ustadz Inayah itu kembali mengisi kegiatan menyambut bulan suci Ramadhan 1443 hijriah yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin dihalaman kantor Bupati Merangin.

Tak hanya menyambut bulan suci Ramadhan 1443 hijriah, Pemkab Merangin juga menyatukan acara tersebut dengan peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) dan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW.

Ustadz Inayah dihadapan para Aparatur Sipil Negara (ASN), perwakilan Gubernur Jambi, Ketua dan Wakil Ketua II DPRD Merangin, Anggota DPRD Provinsi Jambi dan tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama Kabupaten Merangin memulai dakwahnya dengan menyampaikan bahwa orang yang pertama kali membawa dirinya ke Kabupaten Merangin adalah Bupati Merangin periode 2008-2013, H. Nalim.

“Saya pertama kali berdakwah di Kabupaten Merangin pada tahun 2011. Yang membawa saya kesini adalah Pak Nalim yang kala itu menjabat sebagai Bupati Merangin. Sekarang, tahun 2022 saya datang lagi. Tidak tahu kalau tahun yang akan datang, mungkin kita bisa saling mengundang,” ujar Ustadz Inayah disambut tepuk tangan dan gelak tawa.

Sembari tersenyum, H. Nalim yang diundang secara khusus oleh Pemkab Merangin menceritakan perihal perkenalannya dengan Ustadz Inayah. Ia tampak mengingat kembali momen pertemuan dengan ustad yang mampu menyelingi dakwahnya dengan humor yang mengundang gelak tawa.

“Waktu itu (tahun 2011, red) Pemkab Merangin akan menggelar peringatan hari besar agama Islam. Saya kemudian meminta saran dan pendapat dari Pak Gubernur Hasan Basri Agus (HBA). Beliau merekomendasikan ustadz Inayah untuk mengisi acara tersebut. Saya langsung menghubungi Ustadz Inayah dan disitulah awal perkenalan dan pertemuan saya dengan Ustadz Inayah,” ujar H. Nalim.

Baca Juga:  Pesawat China Eastern Jatuh dan Terbakar

Tak sebatas mengisi dakwah dihari besar agama Islam, H. Nalim juga sempat membawa BKMT Merangin ke pondok pesantren yang dikelola oleh Ustadz Inayah di Lubuklinggau.

“Beliau adalah Da’i yang sangat potensial. Hubungan kami tidak sebatas antara pemerintah dan penceramah. Saya juga menjadikan pondok pesantren milik Ustadz Inayah sebagai tujuan study pondok pesantren di Merangin,” terangnya.

Usai menghadiri acara, H. Nalim dan sejumlah pejabat serta tokoh masyarakat turut serta menyalurkan Zakatnya melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Merangin. Pemkab Merangin juga memberikan kesempatan kepada H. Nalim untuk menyerahkan piagam penghargaan kepada peserta peringatan HLUN.

Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati Merangin H. Mashuri menyampaikan pesannya agar peringatan hari besar agama Islam dapat menjadi tonggak dalam meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.

“Melalui peringatan Isra’ Mi’raj dan datangnya bulan suci Ramadhan, mari kita tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kita guna meraih keberkahan hidup didunia dan akhirat. Dengan peringatan HLUN, kita berharap agar para lansia bisa menjalani hidup dalam kondisi yang senantiasa terjaga kesehatannya,” ujar H. Mashuri. (*)