Ada 338.496 Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan, FKMBC Serukan Aksi Lewat IWD

oleh

JURNALJAMBI.CO, JAKARTA – Isu kekerasan terhadap perempuan begitu hangat dan selalu menjadi perhatian kita bersama saat ini. Menurut data Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) mencatat ada 338.496 laporan kasus kekerasan berbasis gender (KBG) terhadap perempuan yang terverifikasi sepanjang tahun 2021. Dengan begitu perempuan hari ini menjadi perhatian kita dalam memberantas kekerasan terhadap perempuan.

 

Lewat hari IWD tahun 2022 ini, perempuan yang tergabung dalam Forum Komunikasi Mahasiswa Bima-Ciputat Raya, dari berbagai kampus seperti UIN Jakarta, UMJ, UNPAM, PTIQ, IIQ, dan juga kampus lainya, menggelar aksi damai dalam mendorong gerakan-gerakan perempuan anti kekerasan lewat budaya.

 

Mereka yang menggelar aksi menggunakan kain tenun khas daerah Bima Nusa Tenggara Barat, untuk menunjukan bahwa ajaran budaya sangat menolak terhadap kekerasan terhadap perempuan.

 

“Hari Perempuan Internasional ini juga menjadi titik fokus dalam gerakan hak-hak perempuan, membawa perhatian pada isu-isu gender, hak-hak reproduksi dan tentunya kekerasan seksual terhadap perempuan yang sampai hari ini semakin marak, bahkan angka kasusnya naik” ujar Nurrabiatul, selaku korlap aksi.

 

Sementara itu tema global Hari Perempuan Internasional, 8 Maret tahun ini adalah “gender equality today for a sustainable tomorrow”. Tema ini merefleksikan betapa gentingnya kondisi bumi kita ini, bencana alam, ditambah pandemi Covid yang tak kunjung berakhir.

 

“Dalam kondisi seperti ini, kami tidak hanya menyuarakan pada saat momentum tertentu, tapi juga tetap eksis dan konsisten melalukan aksi nyata seperti kajian perempaun dan juga membuka layanan psikolog bagi korban kekerasan perempuan” ungkap Firdaus, selaku ketua FKMB-Ciputat raya. (red)

No More Posts Available.

No more pages to load.