Dua Pencuri Panik Usai Kepergok Pemilik Rumah di Jambi, Begini Nasibnya

oleh

JURNALJAMBI.CO, JAMBI – Dua pencuri membobol rumah di Kelurahan Kenali Asam, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, Rabu (13/2) siang, tidak mulus, pasalnya korban bernama Royani usai berbelanja, memergoki 2 pelaku itu sedang berada dalam rumah tokonya (ruko).

 

Pelaku kala itu panik melihat korban, langsung menutup pintu rumah itu. Sedangkan korban berusaha menggagalkannya. Aksi tarik menarik pintu ruko pun terjadi.

 

Royani kemudian berteriak meminta tolong. Namun, para pelaku pencurian ini berhasil kabur. Lalu, korban melaporkan kejadian ini ke Polsek Kota Baru.

 

Berbekal informasi dari warga, tim dari Polsek Kota Baru langsung mengejar para pelaku. Ketika berada di Jalan Marsda Surya Dharma, Kelurahan Kenali Asam Bawah, 2 pelaku pencurian ini berhasil diringkus.

 

Salah satu pelaku bernama Arief (32), warga Kelurahan Pematang Sulur, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi. Dia tidak memiliki pekerjaan

 

Sedangkan rekannya bernama Abid (30), Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan. Abid sendiri dikenal sebagai petani.

 

Ketika akan ditangkap, salah satu pelaku sempat kabur dengan menceburkan diri ke sungai. Namun, aksi kabur itu digagalkan polisi.

 

Kepala Polsek Kota Baru, Kompol Dhadhag Anindhito menyampaikan dari hasil penyelidikan diketahui para pelaku sudah membobol rumah sebanyak 2 kali.

 

Aksi pertama berada di RT 23, Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, pada tanggal 2 Februari tahun 2022. Aksi kedua di Kecamatan Kota Jambi yang dipergoki Royani tadi.

 

“Mereka berdua beraksi dengan menggunakan linggis dan tang untuk mencongkel pintu rumah korbannya. Setelah itu, mereka menguras harta benda milik korbannya seperti TV, Laptop dan sejumlah uang,” ungkapnya, Sabtu (19/2).

Baca Juga:  Berkedok Ruqyah, Pimpinan Pondok Pesantren di Batanghari Cabuli Santrinya

 

Ia pun menyampaikan para pelaku ini juga mencuri motor korbannya, Rabu (2/2).

 

“Setelah kita lakukan pengembangan, mereka mengakui sebelumnya juga melakukan tindak pidana pencurian sepeda motor. Jadi, mereka ini tergolong sebagai spesialis,” terangnya. (red)

 

Sumber: kumparan.com

No More Posts Available.

No more pages to load.