Komisi II DPRD Kota Jambi Usul Kampanyekan Permainan Tradisional, Guna Cegah Kebiasaan Hidup Individual

oleh

JURNALJAMBI.CO, KOTAJAMBI – Anti Yosefa, Sekretaris Komisi 2 DPRD Kota Jambi mengatakan bahwa ada kekhawatiran terhadap usia anak yang terbiasa hidup di dunia maya, dan individual.

“Jangan sampai mainan tradisional ini hilang, dan membuat anak-anak terbiasa hidup di dunia maya,” kata Anti Fraksi PKS, Jumat (18/2/22).

Ia berkomentar, pemerintah lebih baik adakan festival sebagai bentuk kampanye serta pelestarian permainan tradisional.

 

 

Pemerintah juga dapat menggandeng komunitas ataupun kelompok sosial untuk dapat melaksanakan kampanye tersebut.

Jika permainan tradisional tidak dijaga untuk maka anak akan berkurang rasa sosial, dan nilai sosialnya dampak dari ketidak-tertarikannya pada permainan tradisional.

Mainan tradisional yang menganut nilai kebersamaan, kerjasama, interaksi, serta sosial dapat menghindari budaya individual.

Ia mengatakan nilai-nilai tersebut juga memasukan nilai kreativitas membuat nilai emosional positif.

 

 

Tentu kualitasnya jauh lebih baik permainan tradisional daripada permainan online.

“Contohnya saja belajar offline yang kualitasnya jauh lebih bagus dari pada belajar online. Nilai-nilai yang kita sampaikan melalui online itu tidak dapat,” katanya. (Say)