Kasus Positif Omicron Naik Drastis, Kapolres Bungo Sebut Posko PPKM Bandara Harus Bekerja lebih Ekstra

oleh

JURNALJAMBI.CO BUNGO – Polres Bungo gelar Rapat Koordinasi lintas sektoral dalam rangka Antisipasi penyebaran Covid 19 Varian Omicron yang kian masif. Rapat dipimpin Kapolres Bungo AKBP Guntur Saputro, didampingi Dandim 0416/BUTE Letkol Infanteri Ariyanto Maskare Subagio diwakili Pasi Ops 0417/Bute.

 

Kapolres menyampaikan kasus omicron melonjak tajam dalam sepekan ini di Indonesia. Diperkirakan akan terus naik, bahkan bisa 4 kali lipat dari puncak kasus tahun lalu. Bulan Februari diperkirakan puncak gelombang ketiga sehingga perlu pengetatan PPKM serta tracing dan testing agresif.

 

“Kasus awalnya kebanyakan dari perjalanan luar negeri namun akan cepat sekali menyebar dengan transmisi lokal. Posko PPKM Bandara harus bekerja lebih ekstra untuk deteksi dan perketat serta testing random apabila ada potensi penumpang yang bergejala symptom omicron,” katanya.

 

Kemudian diperlukan perubahan strategi, melihat karakter Omicron yg begitu cepat menyebar meskipun fatalitas rendah. Saat ini penting sekali untuk menyiapkan tempat isolasi di luar RS (isoter)mengantisipasi apbila terdeteksi di Bungo.

 

Dinkes diharapkan mengajukan permintaan obat-obatan ke Kemenkes sebagai langkah awal antisipasi apbila melanda Bungo.

 

“Diharapkan guna percepatan vaksinasi anak dalam pelaksanaannya dapat memperbanyak titik vaksinasi. Pelaksanaannya orang tua Dapat mendampingi anak-anak disamping Kesiapan Nakes dalam Pelaksanaan Vaksinasi tersebut,” ujarnya.

 

Mengingatkan kembali kepada kepala desa agar mendata kembali warga yang sudah melaksanakan vaksinasi. Aehingga data yang didapatkan nyata dan sesuai dengan persentase capaian. Kemudian data ini bisa digunakan sebagai data pembanding terhadap sasaran vaksinasi yang sudah ditetapkan Kemenkes apakah sesuai atau tidak terhadap data bottom up Kabupaten.

 

“Pemasangan Barcode Aplikasi peduli Lindungi di tempat tempat wisata, Hotel, perkantoran mall serta lokasi pusat kegiatan masyarakat,guna mendeteksi warga yang sudah ikut vaksinasi dan deteksi kondisi kesehatan masyarakat guna menghambat penyebaran Covid 19 Varian Omicron,” katanya.

Baca Juga:  Sekda Merangin Sebut Masih Ditemukan Orang Kaya, ASN Terima Bansos: PKH Tidak Tepat Sasaran

 

 

*Asisten I Setda Bungo Zulfadli menjelaskan masih ada beberapa kecamatan serta dusun yang belum mencapai target vaksinasi, sehingga rentan terhadap penularan virus Covid 19.

 

“Agar Dinas kesehatan serta Kominfo dapat menyampaikan dan menghimbau masyarakat tentang bahaya penularan virus Covid 19 varian Omicron serta manfaat atas vaksinasi tersebut, guna Meningkatkan/menjaga Kesehatan Masyarakat,” katanya.

 

Dalam kegiatan ini dihadiri Asisten I Zulpadli serta ,Kepala BPBD Tobroni, Kepala Dinkes dr Syafrudin Matondang. (red)