Jangan Remehkan! Segera Lakukan Tes COVID-19 Jika Punya Masalah Ini

oleh

JURNALJAMBI.CO, JAKARTA – Kasus COVID-19 di Indonesia penyebaran varian Omicron semakin masif, pemerintah meminta masyarakat untuk segera melakukan tes COVID-19 jika mengalami batuk-pilek. Pasalnya, gejala Omicron diketahui amat mirip dengan flu biasa.

 

Jika tak terdeteksi sebagai COVID-19, orang-orang yang tak sadar dirinya terjangkit varian Omicron bisa dengan mudah menularkan pada orang lain.

 

“Pemerintah terus mengimbau masyarakat untuk tidak perlu takut melakukan pemeriksaan antigen maupun PCR apabila merasakan gejala flu dan batuk,” kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam konferensi pers virtual terkait Hasil Ratas Evaluasi PPKM, Senin (31/1/2022).

 

“Hal ini dijalankan semata-mata untuk dapat segera memantau kondisi pasien dan melakukan perawatan sehingga memutus mata rantai penyebaran COVID-19,” imbuhnya..

 

Spesialis paru RS Persahabatan dan Pokja Infeksi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), dr Erlina Burhan, SpP(K) menjelaskan hal serupa. Kepada pasien-pasien dengan gejala flu disertai sakit tenggorokan, ia selalu menyarankan pemeriksaan COVID-19.

 

“Pasien-pasien flu terutama nyeri atau sakit tenggorokan itu saya sarankan untuk pemeriksaan PCR dan terbukti biasanya positif dan biasanya Omicron. Kenapa saya mirna diperiksakan? Supaya lebih waspada,” ujarnya dalam dalam diskusi daring, Sabtu (29/1).

 

“Kalau flu biasa biasanya nggak masalah. Tapi kalau konfirmasi sebagai COVID, maka mereka akan maunya kita semua menjalankan tata cara prevensi atau pencegahan yang benar dengan 5M. Tujuannya supaya orang lain tidak tertular,” sambungnya.

 

Ia menambahkan, varian Omicron menular lebih cepat dibanding varian virus Corona lainnya. Jika orang yang terjangkit varian Omicron mengira dirinya hanya terkena flu biasa dan tidak mengupayakan pencegahan, dr Erlina khawatir, varian Omicron akan dengan mudah menyebar ke orang-orang sekitar.

Baca Juga:  Kebakaran Hebat di Parit Satu Kuala Tungkal, Ini Nama KK Terdampak

 

“Kalau ini tidak terkonfirmasi COVID atau Omicron, biasanya mereka santai-santai ini flu biasa, pilek biasa. Ini berpotensi untuk menularkan kepada orang banyak. Apalagi kita tahu karakteristik Omicron adalah daya penularannya yang lebih tinggi dibanding varian-varian sebelumnya,” pungkasnya. (red)

 

Sumber: detikHealth.detik.com