Lapor Pak Jokowi, Kantor Gubernur Papua Terendam Banjir Jayapura

oleh

JURNALJAMBI.CO, JAKARTA – Kantor Gubernur Papua dan sejumlah gedung pemerintahan hingga fasilitas publik terdampak banjir dan tanah longsor yang terjadi di wilayah Jayapura, Papua pada Kamis (6/1).

 

“Wilayah yang terdampak banjir yaitu Kantor Gubernur, Batas Kota, Pasar Youtefa, Entrop, Hamadi, Organda, depan Saga Mall Abepura,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal kepada wartawan, Jumat (7/1).

 

Ia menjelaskan bahwa longsor di wilayah paling timur Indonesia itu juga mengakibatkan sejumlah batas jalan menjadi rusak dan terputus. Beberapa wilayah itu ialah Aspol Bhayangkara Dok 5 atas, Kelurahan Trikora Dok 5 atas dan Skyland serta Lintasan Kodam.

 

“Mengakibatkan jalan terputus sehingga pengendara kendaraan tidak dapat melintas,” tambahnya.

 

 

Kamal menyebutkan bahwa personel gabungan TNI-Polri, Basarnas serta Instansi terkait telah dikerahkan ke setiap titik-titik wilayah yang terdampak banjir serta tanah longsor untuk membantu mengevakuasi masyarakat.

 

Data yang dihimpun, ada tujuh orang meninggal dunia dalam peristiwa itu. Mereka ialah John Itlay (23); Gidion Itlay (18); Theo Itlay (18); Junaedi (68); Sudarti (67); Asniati (35); Antonieta (39).

 

Sementara, tiga orang mengalami luka-luka akibat insiden tersebut. Mereka langsung dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapat perawatan.

 

Manajer Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua Jonathan Koirewoa sebelumnya mengungkapkan 160 keluarga, termasuk 80 anak dan delapan balita, mengungsi di Kelurahan Gurabesi, Distrik Jayapura Selatan.

 

Ia mengatakan bahwa banjir menyebabkan permukiman warga, sejumlah fasilitas umum, Rumah Sakit Marthen Indey, dan kompleks Kantor Gubernur Dok II Jayapura tergenang.

 

“Tinggi muka air sekitar 150 sampai 200 cm,” katanya.

Baca Juga:  Eks Tim Mawar Bentukan Prabowo Ini Jabat Pangdam Jaya

 

Menurut Jonathan, petugas BPBD Kota Jayapura mengerahkan tiga perahu karet dan satu truk serba guna untuk mengevakuasi warga yang terkena dampak banjir di kawasan Pasar Youtefa Abepura, yang tinggi muka airnya sampai tiga meter

 

Sumber: CNN Indonesia