Harimau Mengamuk, Aktivitas Sekolah di Desa Air Liki Terpaksa Diliburkan

oleh

JURNALJAMBI.CO, MERANGIN – Teror harimau yang memangsa tujuh (7) ekor kerbau di Desa Air Liki Kecamatan Tabir Barat Kabupaten Merangin, Jambi membuat warga setempat dilanda kecemasan.

Aktivitas berkebun yang menjadi mata pencaharian mayoritas warga tak lagi dijalankan. Warga memilih berdiam diri dirumah menunggu pemerintah melakukan tindakan.

Kepala SD 154 Desa Air Liki, Suardi pun memilih meliburkan para muridnya sampai keadaan kembali kondusif.

“Guru dan siswa tidak berani berangkat sekolah karena perjalanan menuju sekolah melewati hutan. Apalagi harimau ini sudah memangsa ternak yang tidak jauh dari lokasi sekolah. Kita mewanti-wanti supaya tidak ada warga yang menjadi korban seperti yang terjadi di desa lain baru-baru ini,” sebutnya.

Sebagai kepala sekolah saya juga sudah berkirim surat kepada UPTD dinas Pendidikan (Koordinator Wilayah Tabir Barat) membuat surat permohonan menghentikan sementara kegiatan belajar mengajar. Ini karena desakan wali murid yang tidak mengizinkan anaknya berangkat sekolah.

Terpisah, Kepala Desa Air Liki Pulpy Marlinton membenarkan.

“Saya sebagai Kepala Desa tidak bisa berkata banyak terhadap kondisi ini, karena kita berhadapan dengan binatang buas, jadi di luar kemampuan pemerintah desa untuk mengatasi hal ini, tuturnya

“Saya sangat berharap kepada pihak BKSDA untuk mengabulkan permohonan kami, supaya mencarikan solusi agar harimau ini ditangkap supaya aktifitas warga bisa normal kembali,” tutup Pulpy Marlinton. (*)