Dewan Dibikin Geram, UKB Tak Berizin Ditengarai Rugikan Daerah Rp 40 M

oleh

JURNALJAMBI.CO, MERANGIN – DPRD Merangin telah tiga kali melayangkan surat undangan kepada pihak pelaku usaha disebut bernama UKB yang terletak di Desa Tambang Baru Kecamatan Tabir Lintas. Panggilan tersebut upaya meminta klarifikasi dari pihak UKB pasca DPRD melakukan Sidak ke Kantor UKB.

“Kami telah tiga kali mengadakan hearing / rapat. Pihak pengusaha itu telah juga kami undang agar datang tapi mereka tetap tidak datang,” KATA Herman Efendi Ketua DPRD Merangin.

Meski demikian, tanpa kehadiran pihak UKB hearing tetap dilaksanakan dengan agenda pengumpulan data-data yang dikantongi oleh sejumlah pihak terkait seperti Dinas Perizinan, Dinas Perkebunan, para camat hingga Kepala Desa.

‘’Dari hearing tersebut terbukalah dugaan modus pelaku usaha itu dalam menjalankan aksinya menguasai lahan di Merangin. Dugaan sementara mereka membeli lahan atan nama masyarakat itu sendiri, padahal merekalah penyandang dananya. Lahan yang telah dibeli itu adalah aset pelaku usaha UKB,” kata herman Fendi.

dengan modus seperti itu pihak UKB diduga telah menguasi lahan  di lima desa empat kecamatan. Atas dasar itu pula perhitungan sementara Merangin dirugikan hingga Rp.40 milyar.

“Informasinya mereka mulai beraktifitas sejak 2017 dan hingga pada 2021 ini mereka telah berhasil menguasai lahan sanga luas. Kemungkinan temuan luas lahan itu akan bertambah karena titik lahan tidak dalam satu hamparan,” sebut herman Fendi. (*)