Antisipasi Maraknya PETI, Dewan Minta Hentikan Alat Berat Masuk Merangin

oleh

JURNALJAMBI.CO, MERANGIN -Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) pengurus Jambi, Rudi saat rapat dalam Focus Grup Discussion (FGD), bersama Bupati Merangin dan Forkompinda menjelaskan bahwa kerusakan alam Merangin sudah termasuk parah akibat PETI. Kerusakan itu baru bisa dipulihkan 100 tahun ke depan.

“Untuk memulih alam yang dirusak PETI itu harus 100 ke depan. Pekerja PETI tidak ada jaminan kesehatan. Tapi mereka beralasan mengisi perut. tapi tidak memikirkan kesehatan mereka sendiri,” ujar Rudi.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Merangin Herman Effendi saat memberikan pendapat solusi dalam FGD, meminta kepada penegak hukum untuk menghentikan alat berat masuk ke Merangin.

“Saya minta alat berat yang masuk ke Merangin untuk aktifitas PETI tolong dihentikan. Jangan berikan masuk ke lokasi PETI kalau ingin mencari kehidupan dengan cara tradisional, sebelum Perda pertambangan rakyat selesai,” katanya.

Namun dirinya siap membahas di DPRD, bagaimana solusi untuk kenyamanan masyarakat.

“Kita tunggu aksi solusi dalam menyesuaikan Perda Pertambangan Rakyat,” tutupnya. (*)