Mantap…!!! Dua Organisasi Game Online Merangin Kompak Bantu Korban Banjir di Tabir Ilir

oleh

JURNALJAMBI.CO, Merangin – Organisasi game online ternyata tak hanya berkutat pada permainan semu di dunia maya.

Di Kabupaten Merangin, dua organisasi game online, yakni Asosiasi Video Game Indonesia (AVGI) dan Pengurus Besar Esport Indonesia (PBeSI) kompak memberikan bantuan kepada korban banjir di Kecamatan Tabir Ilir, Minggu (29/11).

Penyerahan bantuan dipusatkan di Kantor Desa Rantau Limau Manis yang diterima langsung oleh perangkat desa setempat. Bantuan itu berupa pakaian, sejumlah kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako) dan pembagian nasi bungkus.

Tim AVGI dan PBeSI Merangin

Ketua AVGI Merangin, Hasren Purja Sakti menuturkan rasa keprihatinannya kepada warga yang terkena musibah banjir. Ia yang juga berstatus sebagai anggota DPRD Merangin itu berharap agar musibah banjir segera berlalu dan aktifitas warga bisa pulih kembali.

“Musibah (banjir, red) ini benar melumpuhkan aktivitas dan perekonomian warga. Kami dari AVGI dan PBeSI merasa prihatin dan terpanggil untuk bersama-sama memberikan bantuan kepada warga di Kecamatan Tabir Ilir,” ujar Hasren yang tercatat sebagai legislator termuda di Kabupaten Merangin.

“Kami berharap dan mengajak warga serta organisasi lain untuk turut menyalurkan bantuan sehingga bisa meringankan beban warga korban banjir,” tambahnya.

Bincang hangat antara AVGI, PBeSI Merangin dan Perangkat Desa Rantau Limau Manis

Hal senada juga diutarakan oleh Ketua PBeSI Kabupaten Merangin, Rahmat Hidayat Nalim.

“Ketika kami tiba dilokasi banjir, kami melihat betul bagaimana kondisi warga dan kondisi desa yang lumpuh. Warga tak bisa beraktivitas, rumah terendam, banyak ternak dan harta benda warga yang hanyut dibawa air. Mereka (korban banjir, red) sangat membutuhkan uluran tangan dari para dermawan,” ujar Rahmat yang juga berstatus sebagai anggota DPRD Merangin sekaligus putra dari Bupati Merangin periode 2008-2013, H. Nalim, SH. MM.

Organisasi game online, lanjutnya, memang berisikan kaum milenial. Meski demikian, jiwa sosial tetap harus ditumbuhkan sejak dini.

“Game online memang menjadi fokus Kami di AVGI dan PBeSI. Bukan sekedar bermain, game online juga sudah masuk ke cabang olahraga yang dipertandingkan di Pekan Olahraga Nasional (PON). Yang terpenting adalah, pembinaan, pendampingan dan rasa sosial kaum milenial harus dipupuk sejak dini,” terangnya. (*)