Dihipnotis Saat Berbelanja, Nenek Suhaibah Kehilangan Cincin dan Gelang Emas

oleh

JURNALJAMBI, Merangin – Nenek Suhaibah (65) warga Kelurahan Pasar Rantau Panjang Kecamatan Tabir Kabupaten Merangin, Jambi menjadi korban hipnotis, Minggu (19/7). Ia pun harus kehilangan cincin dan gelang emas senilai Rp 10 juta digondol pelaku.

Kejadian berawal ketika nenek Suhaibah akan belanja ke pasar Minggu Rantau Panjang untuk membeli kebutuhan sehari-hari. Saat berbelanja, beberapa pundak nenek Suhaibah ditepuk (pukul, red) oleh pelaku hipnotis. Seketika itu nenek Suhaibah kehilangan kesadarannya dan langsung memberikan cincin dan gelang emas

“Kejadiannya sekitar jam 09.00 wib di Pasar Rantau Panjang. Beliau ini mau belanja dipasar, pas sedang jalan ada yang menepuk pundaknya, langsung beliau tidak sadar dan mengikuti keinginan pelaku. Cincin sama gelang emasnya raib dibawa pelaku,” kata Mamak Udin.

“Beliau (korban, red) inikan mertua kakak saya. Tadi sehabis perhiasan emas beliau diambil, nenek Suhaibah langsung pingsan. Hipnotisnya ditengah pasar ditengah keramaian. Ya, tadi sudah dilaporkan,” tambahnya.

Sekcam Tabir M Raju meminta agar saat berpergian masyarakat tidak membawa perhiasan, agar tidak menjadi korban pelaku kejahatan.

“Kita menghimbau kepada masyarakat, saat ke pasar atau ketempat keramain jangan membawa barang berharga serta perhiasan. Takutnya jadi korban kejahatan,” himbaunya. (*)