Minimalisir Karhutla, Polda Jambi Minta Seluruh Perusahaan Siapkan Peralatan Kebakaran

oleh

JURNALJAMBI.CO, Jambi – Guna meminimalisir terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Jambi, Kepolisian Daerah (Polda) Jambi meminta kepada seluruh perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan untuk segera mempersiapkan peralatan pemadaman kebakaran.

“Saya sudah minta kepada setiap perusahaan perkebunan di Provinsi Jambi, agar dalam rangka mencegah kahutlah, perusahaan diwajibkan untuk menyiapkan peralatan pemadam Karhutla karena hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya karhutla di Jambi,” ujar Direktrur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jambi, Kombes Pol Edi Faryadi padq Senin (22/6).

Kombes Pol M Edi Faryadi menuturkan bahwa saat ini Polda Jambi terus berupaya melakukan antisipasi akan terjadinya karhutla. Selain itu, pemasangan camera Cctv juga dianjurkan untuk memantau jikalau terjadi karhutla. “Dengan program yang dibuat Polda bernama Asap Digital dan bekerja sama dengan pihak Telkom,” katanya.

Pasca kebakaran hutan dan lahan yang terjadi dibeberapa lokasi di Provinsi Jambi membuat jajaran kepolisian menekan pemilik perusahaan untuk menyiapkan peralatan pemadaman seperti mobil damkar dan penyediaan kanal air.

Dia mengenaskan, Polda Jambi akan menindak para pelaku yang nekat melakukan perluasan lahan dengan cara membakar atau dibakar lahannya dan jika perusahaan tersebut tidak menyediakan peralatan pemadam karhutla bisa menjadi satu kelalaian maka akan diproses hukum.

Polda Jambi sedang mempersiapkan satu aplikasi yang dinamakan ‘Asap Digital’ program pencegahan Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Jambi yang dirancak oleh Kepolisian Jambi kepada para pimpinan perusahaan bidang perkebunan.

“Sudah saatnya kita semua kebersamaan untuk pencegahan karhutla dengan aplikasi Asap Digital dengan konsep bisa merekam karhutla yang terjadi di perusahaan perkebunan atau kehutanan dapat termonitor agar bisa segera mencegah karhutla yang lebih meluas,” jelasnya.

Baca Juga:  Isu Borong Partai dan Kemunculan Empat Pasang Calon akan Membuat Pilkada Tanjabbar Semakin Berwarna

Sementara itu, untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Jambi juga sudah dilaksanakan rapat pencegahan tingkat Provinsi Jambi tahun 2020 lintas instansi dan seluruh stakeholder beberapa waktu lalu.

Dalam rapat itu Dirreskrimsus Polda Jambi, Kombes Pol Edi Faryadi menyampaikan bahwa informasi iklim dari BMKG bahwa saat ini sudah masuk musim panas. “Pada tahun 2019 penegakkan hukum yang selalu diutamakan namun saat ini pola pikirnya perlu diubah bahwa pencegahan yang diutamakan dan perlunya koordinasi dengan dinas terkait dengan perusahaan dan baru langkah terakhir adalah penegakkan hukum,” ungkapnya.

Selain itu, sudah ada 180 perusahaan perkebunan di Provinsi Jambi yang sudah didiskusikan untuk tanggung renteng agar ringan pemasangan Cctv untuk aplikasi asap digital. Sehingga nantinya setiap perusahaan yang bergabung di Asap Digital dapat melihat Cctv melalui dashboard dan pusat controller berada di Command Center Polda Jambi, Asap Digital akan disandingkan dengan aplikasi Lancang Kuning dari Polri.

Penulis : Mario Dwi Kurnia