Rasa Pegal Tak Kunjung Hilang, Pantat Tukang Urut Dibacok Pasien

oleh

JURNALJAMBI.CO, Merangin – Ada-ada saja yang dilakukan oleh JA (28) warga Desa Sungai Lalang, Kecamatan Lembah Masurai, Kabupaten Merangin, Jambi. Ia harus berurusan dengan aparat kepolisian lantaran membacok Rohman (54).

JA nekat membacok Rohman yang berprofesi sebagai tukang urut tak mampu menghilangkan rasa pegal yang selama ini dirasakan.

Rohman yang selama lima bulan sebelumnya mengurut JA dibacok di bagian bokong sebelah kanan dengan menggunakan sebilah pisau.

Kapolsek Lembah Masurai IPTU Sitepu mengatakan, kronologis kejadian bermula pada Kamis (30/4) sekitar pukul 09.00 WIB. Kala itu istri Rohman baru pulang dari mencari sayur di ladangnya.

Tak lama kemudian datang JA menanyakan keberadaan Rohman. Dijawab istri Rohman bahwa suaminya sedang menjemur kopi dihalaman rumah tetangganya yang tak seberapa dari kediamannya.

Setelah itu JA langsung pergi. Tidak berlangsung lama, tiba-tiba terdengar teriakan kesakitan, disusul pekikan ketakutan anak korban. Istri korban bergegas melihat apa yang terjadi.

Sesampai di sumber suara, Rohman sudah terkapar dengan luka tusukan di bagian bokong. Sang istri menanyakan kepada korban siapa yang melakukannya.

“Korban menjawab pelakunya adalah JA dan telah kabur melarikan diri,” kata Kapolsek.

Dengan bantuan warga sekitar, Rohman lalu dilarikan ke puskesmas terdekat. Korban mendapat 23 jahitan, dan tidak bisa beraktifitas sebulan lamanya. Sementara istri korban melapor ke polsek pada Selasa (26/05) pukul 19.00 Wib.

Dipimpin Kanit Reskrim AIPDA Adi Arianto, aparat langsung bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku.

“Ditangkap di pondok pelaku yang mana lokasinya kurang lebih dua jam perjalanan kaki dari Desa Sungai Lalang. Tepat pukul 22.00 WIB, diamankan beserta barang bukti,” ujarnya. (*)