Petugas RSD Lalai, Dua Pasien PDP Corona Kelaparan, Berman: Saya Minta Maaf

oleh

JURNALJAMBI.CO, Merangin – Diisolasi, dua Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Corona yang dirawat di RSD Kolonel Abundjani Bangko justru kurang mendapatkan perhatian.

Kedua pasien yang masih anak-anak itu dengan polos mengaku kelaparan. Pasalnya, hingga Minggu (12/04) siang sekitar pukul 13.30 wib, kedua anak belum makan siang.

“Saya kaget, sampai jam setengah dua anak-anak belum dikasih makan. Ini gimana? Hari sabtu kemaren juga seperti ini dan saya sempat mengingatkan kepada tim Gugus Tugas untuk lebih memperhatikan asupan gizi pasien. Eh… besoknya (minggu, red) diulangi lagi. Ini kan keterlaluan,” ujar Paman pasien, Nanang.

Seperti yang kita ketahui bersama lanjutnya, Virus Corona ini menyerang Imun tubuh. Ketika tubuh lemah, maka virus akan dengan mudah menginveksi tubuh manusia.

“Kalau gak asupan gizinya gak bagus, gimana mau sehat? Sudah tahu yang diserang itu Imun tubuh. Kok malah gak dikasih makan,” tegasnya.

Terpisah, Jubir Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Merangin, mengaku telah menghubungi pihak RSD.

“Saya sudah be; (telpon) Dirut RSD dan kedua anak sudah dikasih makan,” singkatnya.

Terpisah, dalam Konferensi Pers yang digelar di Posco Penanganan Covid-19 Kabupaten Merangin, Direktur RSD Kolonel Abundjani Bangko, Berman Saragih mengaku adanya keterlambatan petugas gizi dalam mengantar makanan keruang isolasi pasien.

Ia pun meminta maaf kepada semua pihak dan terkhusus kepada keluarga pasien.

“Seharusnya, jam 12.30 Wib, makanan sudah sampai keruangan pasien. Petugas gizi kita terlambat mengatarkan makanan dan baru sampai sekitar jam 13.00 wib. Atas insiden ini, saya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak dan kepada keluarga pasien,” ujarnya.

“Kedepan, kita akan perbaiki pelayanannya. Saya sudah minta petugas untuk melayani pasien dengan maksimal,” pungkasnya.(*)