Kisah Corina, Harimau Sumatera Penuh Luka Ditengah Wabah Corona

oleh

JURNALJAMBI.CO – Namanya Corina, bukan nama seorang anak gadis, melainkan nama seekor harimau sumatera yang terjerat jebakan pemburu liar di kawasan hutan di Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan Riau, Sabtu (28/3/2020), sekitar pukul 15.00 wib.

Dikutip dari Kompas.com, nama Corina diberikan karena harimau betina berusia 3-5 tahun dengan panjang 170 centimter itu berhasil dievakuasi ditengah serangan wabah corona. Ia ditemukan dengan luka serius di kaki kanan depan karena lilitan tali jerat di kawasan areal konsesi PT RAPP Estate Meranti.  Saat menemukan harimau yang terjerat, pihak perusahaan lalu melapor ke BBKSDA Riau.

Untuk menuju ke lokasi, tim dari BBKSDA harus menempuh perjalanan selama 2 jam tembus hutan hingga tiba di Desa Pulau Muda. Evakuasi tak bisa langsung dilakukan karena menunggu tim lain dari Pekanbaru yang membawa kandang evakuasi. Kepala BBKSDA Riau Suharyono mengatakan harimau dibius sebelum petugas melepaskan tali jerak di kaki kanan depan.

“Harimau ini diperkirakan sudah terjerat selama tiga hari,” kata Suharyono.

Setelah dievakusi dari hutan, Corina akan dibawa ke dibawa ke pusat rehabilitasi harimau sumatera dharmasraya (PRHSD) Sumatera Barat untuk observasi dan perawatan.

“Kami telah berkoordinasi denga pihak BKSDA Sumbar untuk proses serah terima harimau sumatera tersebut, dan direncanakan akan bertemu di perbatasan Riau-Sumbar,” jelas Suharyono.

Suharyono mengatakan nama Corina dianggap tepat disematkan karena harimau tersebut berkelamin betina.

“Corina nama yang diberikan kepada harimau sumatera tersebut, sebagai pengingat bahwa dia terjerat di saat dunia sedang disibukkan dengan berita tentang virus corona,” kata Suharyono. (*)