6 Titik Masuk Jambi Ini Dijaga Ketat

oleh

JURNALJAMBI.CO, Jambi – Tim gugus tugas penanganan Covid-19 Provinsi Jambi melakukan penjagaan di 6 titik masuk wilayah dengan mendirikan posko-posko diperbatasan.

Ketua tim gugus tugas sekaligus Gubernur Jambi Fachrori Umar menceritakan, ke 6 posko tersebut diantaranya berdiri diperbatasan Provinsi Jambi – Sumatra Selatan, Jambi – Sumatra Barat, Jambi – Riau, Jambi – Bengkulu, perbatasan laut dan udara lainnya.

Saat melakukan pengecekan di posko perbatasan Jambi – Sumatra Selatan, Gubernur menekankan bahwa pihaknya akan membantu perlengkapan posko seperti Alat Pelindung Diri (APD), Masker, Alat Pengecek Suhu Tubuh dan berbagai alat lainnya.

“Tim gugus tugas mengecek posko dan pemeriksaan kendaraan yang masuk dari luar daerah diperbatasan Provinsi Jambi – Sumatra Selatan. Petugas di posko diharap bekerja dengan baik, fasilitas dan sarana agar dilengkapi dengan baik,” ujar Fachrori, Rabu (1/4).

Menambahkan, Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantya Budi menegaskan bahwa prinsipnya Provinsi Jambi sementara ini melakukan pemeriksaan di 6 titik lokasi masuk wilayah berbeda.

“Kebetulan kita baru datang ke salah satu titik disini yang berbatasan dengan Sumsel. Tadi sudah disampaikan pak Gubernur, prinsipnya laut, darat dan udara kita lakukan pemeriksaan untuk memastikan warga yang datang dan pergi teridentifikasi dengan baik untuk penanganan pencegahan,” terangnya.

Untuk jumlah personil yang dilibatkan dalam aksi ini dikatakan Kapolda relatif berbeda, karena harus disesuaikan dengan karakteristik daerah di perbatasan.

“Jadi titik-titik ini kita pilih tempat yang kita harapkan semua titik masuk tentunya termonitor, jadi sistim berlapis. Pertama ditingkat Provinsi, kita berbatasan dengan Provinsi lain. Nanti di Kabupaten dan Kota juga akan ada pemeriksaan yang sama untuk memastikan mereka yang masuk teridentifikasi,” jelasnya.

Baca Juga:  Kau Dak Tau Siapo AKu? Blepak…!!! Oknum Polairud Tanjabtim Tonjok IRT Hingga Pingsan

Kapolda berpesan, kepada seluruh masyarakat untuk sementara waktu tetap berada di rumah, dengan demikian dikatakannya masyarakat akan ikut membatu memutus rantai penyebaran virus Corona.

“Lain-lain kebutuhan masyarakat terutama keamanan, kami dengan jajaran sepenuhnya gugus tugas ditingkat Kabupaten, Kota dan Provinsi tetap melakukan patroli rutin untuk memastikan masyarakat bisa hidup dengan baik,” pungkasnya.

Penulis : Mario Dwi Kurnia