Dua Pasien Positif Corona Sempat Berinteraksi dengan Banyak Orang

oleh

JURNALJAMBI.CO, Jambi – Dua kasus pasien terjangkit virus Corona terdata di Provinsi Jambi, keduanya merupakan sesosok laki-laki berusia 53 dan 56 tahun asal Kabupaten Kerinci dan Kabupaten Tebo.

Juru bicara penanganan Covid-19 Provinsi Jambi Johansyah mengatakan saat ini pihaknya sudah melakukan inventarisasi kontak treking terhadap kedua pasien positif Corona.

“Kita sudah melakukan inventarisasi kontak treking terhadap pasien yang positif ini, karena dari perkembangan pergaulan dari pasien 02 itu melaksanakan kegiatan rapat yang ada di Kerinci,” katanya, Senin (31/3).

Untuk kondisinya saat ini masih terpantau stabil, dan sampel uji laboratorium sudah dikirim ke Pemerintah pusat, tinggal menunggu hasil yang diperkirakan sampai 5 hingga 6 hari kedepan.

“Kontak treking untuk pasien 01 itu sudah kita lakukan, yang pertama ada 82 orang hasil tes dinyatakan negatif dan hari ini ada 49 yang kita laksanakan treking tes dan hasilnya tetap negatif,” ujarnya.

Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, Eva Susanti menceritakan untuk kasus pasien positif Corona terdapat beberapa langkah yang harus dilaksanakan.

“Pertama itu kita lakukan identifikasi kasusnya sendiri. Jadi pada pasien kasus 01 dan 02 kita lakukan upaya untuk menginfentarisasi kegiatan, orang, perawatan atau mungkin kemana dia berhubungan dengan orang-orang disekitarnya,” jelas Eva.

Setelah didapat identifikasi kasus tersebut, kemudian pihaknya akan mencari dan menemui orang-orang yang pernah berkontak langsung dengan pasien.

“Jadi orang-orang yang berkontak langsung dengan resiko tinggi ataupun rendah akan kita identifikasi. Kemudian kita juga melakukan penyidikan terhadap orang-orang tersebut apakah memiliki gejala atau tanpa gejala,” ungkapnya.

Apabila didapat memiliki gejala Corona, pihaknya akan langsung melakukan pemeriksaan terhadap orang yang bersangkutan dan akan diujikan apakah terjangkit virus Corona atau tidak.

Baca Juga:  Rem Blong, Truk Bermuatan Sayur Terjun Ke Sungai Batang Merangin

“Yang langsung bisa didapat hasilnya dan kemudian akan kita lakukan kembali pada 10 hari berikutnya,” terangnya.

Lebih lanjut dijelaskan Eva, untuk orang-orang yang beresiko tinggi atau rendah tertular Covid-19, biasanya akan dianjurkan menjalani isolasi mandiri selama 14 hari di rumah.

“Bila terjadi keburukan dalam masa 14 hari tersebut, maka dia harus mencari perawatan kesehatan, baik puskesmas maupun rumah sakit secara segera dan akan ditangani dengan baik,” pungkasnya.

Penulis : Mario Dwi Kurnia