Warga yang Nongkrong Akan Dibubarkan

oleh

JURNALJAMBI.CO, Jambi – Pemerintah Daerah, TNI, Polri hingga kelompok masyarakat terus berupaya menekan angka penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Provinsi Jambi.

Salah satu upaya memutus rantai penyebaran Corona dengan membatasi aktivitas masyarakat diluar rumah.

Danrem 042/Gapu, sekaligus wakil ketua tim gugus tugas penanganan Covid-19 di Provinsi Jambi Kolonel Art Elphis Rudi memastikan bahwa pihaknya akan melakukan pembubaran kepada warga yang masih nekat nongkrong diluar rumah.

“Akan dilaksanakan pembubaran apabila ada masyarakat yang masih tidak peduli, yang masih bandel, dan saya harapkan seluruh masyarakat pengertiannya agar apabila tidak perlu lebih baik di rumah saja,” katanya, Kamis (26/3).

Sedangkan untuk masyarakat yang melakukan aktifitas kerja diluar rumah, dia meminta untuk selalu memperhatikan prosedur keamanan, diantaranya mencuci tangan dengan sabun.

“Untuk yang masih bekerja dan lain-lain, ya tetap laksanakan prosedur dan jaga jarak aman, jaga kebersihan dan cuci tangan,” ujarnya.

Dia menyakini bahwa saat ini seluruh tempat telah menyiapkan sarana dan prasarana untuk mencuci tangan agar terhindar dari perkembangan virus Corona.

“Saya kira seluruh tempat-tempat khusus, rumah-rumah, kantor-kantor dan pabrik-pabrik sudah menyiapkan sarana dan prasarana untuk cuci tangan dan hansanitaizer,” ungkapnya.

Dia memastikan bahwa seluruh jajaran Korem akan siap untuk menangani permasalahan penyebaran Corona itu.

“Kita seluruh untuk jajaran Korem kita persiapkan untuk penanganan tersebut, tapi lebih fokus kepada upaya penanganan pencegahan dan distribusi alat dan lain-lain. Saya yakin dan percaya apabila kita semua bersinergi, masyarakat sadar dan disiplin untuk jaga jarak, cuci tangan, penyebaran ini bisa kita hentikan,” sebutnya.

Terpisah, dalam kegiatan itu personil gabungan dari TNI, Polri, BPBD, PMI dan relawan lainnya melaksanakan kegiatan penyemprotan disinfektan dengan menyasar sejumlah tempat seperti kawasan kantor Gubernur Jambi.

Baca Juga:  Enam Desa di Sarolangun Sepakat Kelola Kawasan Secara Kolaboratif

“Masjid Al-falah, jembatan gentala Arasy, lapangan koni, MTQ dan ini akan kita laksanakan tiga hari berturut-turut,” pungkasnya. (*)

Penulis : Mario Dwi Kurnia