Isolasi Pasien, Dirut RSUD Abdul Manaf Bantah Adanya Suspect Corona

oleh

JURNALJAMBI.CO, Jambi – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Manaf Jambi merawat dua orang pasien bergejala mirip terinfeksi virus Corona di ruang isolasi. Kedua pasien itu merupakan pasangan suami istri yang diketahui pernah melakukan perjalanan keluar negeri.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jambi, dr Ida Yulianti menceritakan kedua pasien itu merupakan pasien yang pernah melakukan perjalanan keluar negeri untuk melaksanakan ibadah Umroh.

“Jadi kemaren ada yang pulang dari Umroh, tanggal 13 masuk ke Rumah Sakit Abdul Manaf dan kita dapat berita. RSUD Abdul Manaf sudah menjalankan protap bahwa semua yang pulang dari luar negeri yang ada demam, batuk, filek, maka harus dimasukkan keruang isolasi,” terangnya, Sabtu (14/3).

Dikarenakan pasien memiliki riwayat dari luar negeri, dan saat diperiksa memiliki gejala itu sehingga pihak Rumah Sakit mengambil suatu kebijakan. “Pertama kita lihat riwayat, kedua dengan gejala klinis sehingga RS mengambil suatu kebijakan menjalankan prosedur,” kata Ida menceritakan kepada wartawan.

Menambahkan keterangan Kadinkes, Direktur Rumah Sakit Abdul Manaf Jambi Rudi Pardede mengatakan pasangan suami istri berumur 74 dan 59 tahun itu awalnya pulang dari tanah suci pada tanggal 6 Maret 2020 lalu melalui penerbangan di Palembang.

“Jadi pasien ini adalah pasangan suami istri. Beliau ini baru balik dari umroh pada tanggal 6 Maret melalui Palembang dan kembali ke Jambi, kemudian kemaren jam 10:00 Wib kedua pasien ini masuk keruang UGD RS Abdul Manaf,” ujarnya.

Kemudian, dikarenakan adanya suatu kebijakan atau Prosedur tetap (Protap) dan pasien memiliki riwayat dari luar negeri sehingga harus menjalani prosedur tersebut.

“Walaupun pasien tersebut setelah kita konfirmasi tadi pagi dengan dokter yang merawat. Dokter spesialis paru bahwa yang bapak-bapak nya itu sementara hanya radang paru. Sedangkan yang ibu-ibu nya itu memang ada riwayat asma ditambah dengan darah tinggi,” kata dia.

Baca Juga:  M. Hazil Aima Putra Cetuskan Ide Co Branding KTA DPRD dan ATM Bank 9 Jambi

Dia menegaskan bahwa saat ini kedua pasien yang dirawat itu bukanlah pasien suspect Corona, melainkan pasien penderita radang paru dan asma. “Jadi sampai hari ini masih belum terbukti bahwa kedua pasien itu suspect, tapi masih radang paru tipis dan asma,” ungkap dia.

“Sampai hari ini, karena kita masih menjalankan protap maka dari Dinas Kesehatan Kota dan dari Dinas Kesehatan Provinsi sudah mengambil slot dari tenggorokan pasien tersebut untuk diperiksa ke Jakarta dan hasilnya diperkirakan keluar paling cepat keluar satu minggu kedepan,” tutupnya. (*)

Penulis : Mario Dwi Kurnia