Corona Mewabah, Apotek di Jambi Kehabisan Stok Masker

oleh

JURNALJAMBI.CO, Jambi – Mengantisipasi gejolak penyebaran virus Corona, membuat tim Satgas Ditresnarkoba Polda Jambi melakukan penyisiran kesejumlah Apotek yang berada dikawasan Kota Jambi.

Hal tersebut dilakukan tim Satgas, guna memastikan ketersediaan sekaligus melakukan pendataan dan memantau peredaran ataupun penjualan masker diwilayah hukum Polda Jambi.

Dirresnarkoba Polda Jambi, Kombes Pol Eka Wahyudianta menerangkan dalam operasi ini tim satgas memantau peredaran penjualan masker disejumlah tempat dan lokasi yang berbeda.

Lokasi-lokasi itu diantaranya, Apotek “New Asta”. Apotek “Cendana” dan Apotek “Keluarga Sehat” yang sama-sama berada di Kecamatan Jelutung, Kota Jambi.

Kemudian, Apotek “Family”. Apotek “Kimia Farma”. Apotek “Rotari”. Apotek “Kita” dan Apotek “Seruni” yang masing-masing berada di Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi.

“Mendadak kita lakukan karena perintah langsung dari Mabes, cek end ricek ke Apotek,” ujarnya Eka melalui pesan WhatsApp.

Dari sejumlah apotik yang dihampiri tim Satgas, keseluruhan mengaku untuk stok masker dan antiseptik sudah lebih dari satu bulan terakhir mengalami kekosongan.

Pengakuan sejumlah apotek, diketahui pula bahwa harga masker yang sebelumnya dijual dengan harga Rp. 35,000 sekarang mengalami peningkatan mencapai Rp. 250,000 hingga Rp. 500,000 per boxnya.

Hal tersebut terjadi karena meningkatnya permintaan konsumen mengenai masker dan antiseptik, sedangkan pengiriman dari distributor ke Apotek terhenti.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi Samsiran Halim menghimbau agar masyarakat yang terbilang sehat untuk tidak menggunakan masker saat berada diruang terbuka atau lainnya.

“Kepada orang yang sehat atau batuk-batuk saja, harusnya tidak perlu memakai masker. Kecuali itu ditempat keramaian ataupun ruang tertutup, mungkin. Tapi acuan kita, ruang terbuka tidak perlulah pakai masker,” ungkapnya. (*)

Penulis : Mario Dwi Kurnia