9.104 Lembar Uang Palsu Dimusnahkan, Berikut Rinciannya…

oleh

JURNALJAMBI.CO, Jambi – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi bersama Ditrektorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi memusnahkan uang rupiah palsu sebanyak 9.104 lembar.

Pemusnahan ribuan lembar uang palsu tersebut dilakukan dengan cara dimasukkan kedalam mesin penghancur kertas, Rabu (4/3).

Kepala kantor perwakilan BI Provinsi Jambi, Bayu Martanto didampingi Direskrimsus Polda Jambi, Kombes Pol M Edi Faryadi dan Staf ahli Gubernur Jambi, Asraf mengatakan bahwa pemusnahan ini dilakukan secara simbolis.

Uang Rupiah palsu berbagai pecahan yang dimusnahkan itu merupakan sitaan yang dikumpulkan BI sejak tahun 2012 lalu.

Bayu mengatakan, selain merugikan masyarakat, pemalsuan uang Rupiah hakikatnya juga merendahkan kehormatan Rupiah sebagai salah satu simbol Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Rasio tingkat pemalsuan uang pada tahun 2019 secara Nasional tercatat 8 lembar per satu juta. Ini menunjukkan rasio dalam setiap satu juta yang diedarkan ditemukan 8 lembar uang Rupiah palsu,” kata Bayu.

Kata dia, pihaknya selalu melakukan upaya penanggulangan uang Rupiah palsu baik dalam aspek Preventif maupun represif.

“Dari upaya preventif dilakukan penguatan kualitas unsur pengamanan sejak awal dibuat,” jelasnya.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Jambi, Kombes Pol M Edi Faryadi menegaskan bahwa penegakan hukum terkait pemalsuan uang Rupiah palsu tersebut akan terus dilakukan Kepolisian.

Pihaknya menghimbau agar seluruh masyarakat tidak tergiur melakukan aksi kriminal dengan secara sengaja menyebarkan uang Rupiah palsu. Dia menegaskan bahwa uang Rupiah palsu yang dimusnahkan ini sedikitpun tidak memiliki harga.

“Ini bukan uang, tetapi ini adalah kertas kosong yang sengaja diberikan warna yang sama dengan uang Rupiah. Itu dari mindset dalam hal penegakan hukum,” tegasnya.

Edi menghimbau jikalau terdapat masyarakat yang menemukan uang Rupiah palsu, diharap untuk segera melapor kepada pihak berwajib.

Baca Juga:  Gerak Cepat Polsek Tabir Ulu, Tambang Emas Ilegal Dirazia

“Kalau memang seperti itu ditemukan di tempat lain silakan untuk dihubungi Polda Jambi. Semua yang menyerupai atau apapun bentuknya seperti uang aslinya itu, wajib kita lakukan penyelidikan,” ungkapnya.

Demi mencegah terjadinya perbuatan itu, Direktorat Kriminal Khusu akan bekerjasama dengan seluruh stakeholder termasuk pimpinan perbankan.

“Mari kita imbau kepada masyarakat jangan sampai mereka jadi korban dari peredaran uang palsu. Lebih baik kita mencegah daripada kita harus menerima itu semua,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pemusnahan uang Rupiah palsu itu dilakukan berdasarkan surat penetapan Ketua Pengadilan Negeri Kota Jambi Nomor 01/Pen.Pid/2020/PN.Jambi tanggal 17 Februari 2020.

Sedangkan uang rupiah palsu yang dimusnahkan diantaranya 4,415 lembar uang palsu pecahan Rp. 100,000. 3,867 uang palsu pecahan Rp. 50,000. 155 lembar uang palsu pecahan Rp. 20,000. 13 lembar uang palsu pecahan Rp. 10,000 dan 654 lembar uang palsu pecahan Rp. 5,000.

Penulis : Mario Dwi Kurnia