Uang Parkir Berujung Maut, Pelaku Masih Dibawah Umur

oleh

JURNALJAMBI.CO, Jambi – Nasib naas dialami oleh dua tukang parkir ditempat hiburan Karaoke Omnia dijalan Merpati l Kelurahan Payo Lebar Kecamatan Jelutung Kota Jambi, Jumat (21/2) lalu.

Kelvin Ramadan, berakhir tewas usai dibacok oleh dua tersangka berinisial R dan RA. Sedangkan rekan korban Riko Dermansyah harus menjalani perawatan intensif disebuah rumah sakit di Kota Jambi.

Kepala Kepolisian Resort Kota (Kapolresta) Jambi, Kombes Pol Dover Cristian menerangkan kejadian naas tersebut berawal ketika pelaku bersama teman-temannya mendatangi tempat hiburan Karaoke Omnia. Pada saat akan pulang, salah satu teman pelaku ditahan oleh korban karena kurang saat membayar biaya parkir kendaraan.

“Korban bekerja sebagai tukang parkir, alasannya uang parkirnya kurang sehingga motornya (teman pelaku_red) ditahan oleh korban,” kata Dover, Selasa (25/2).

Sempat terjadi keributan saat korban menahan motor teman pelaku. Namun, keributan tersebut dapat dilerai oleh masyarakat sekitar lokasi.

“Setelah selesai, pelaku pulang dan kembali lagi membawa kawan-kawannya serta membawa Sajam (Senjata Tajam). Kemudian terjadilah kekerasan fisik terhadap korban yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” jelas Dover.

Kurang dari 24 jam, anggota personil Brimob Polresta Jambi berhasil mengamankan dua orang diduga pelaku dari kejadian tersebut dan mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit senjata tajam berbentuk celurit, satu unit motor Honda Vario, satu buah kaos motif segitiga merek Loja dan satu buah celana jeans merek wrangler warna biru.

Sementara itu, dari pengakuan Dover terungkap pula bahwa pelaku masih dibawah umur dan berstatus pelajar.

“Status tersangka masih pelajar, dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda terpengaruh alkohol atau zat lainnya,” ungkapnya.

Akibat kejadian tersebut, kedua tersangka disangkakan pasal 338 KUHPidana atau pasal 170 ayat 2 ke-3 KUHPidana atau pasal 353 ayat 3 KUHPidana.

“Minimal lima tahun,” tutupnya.

Penulis : Mario Dwi Kurnia