Anggota Polres Sarolangun Viral Usai Nyanyikan Lagu “Penyemangat” untuk Wuhan

oleh

JURNALJAMBI.CO, Jambi – Berawal dari unggahan akun Instagram Kabarkampungkiitoo yang memiliki pengikut lebih dari 42ribu itu memposting aksi Polisi Jambi yang menyanyikan lagu berbahasa Mandarin untuk menyemangati masyarakat di Kota Wuhan, China.

Pasca virus Corona yang menjangkit sebagian warga di Kota Wuhan, China itu membuat simpatisan berdatangan dari setiap kalangan terkhususnya anggota Polres Sarolangun, Brigadir Kepala (Bripka) Hans Simangunsong.

Lagu berbahasa Mandarin yang bertajuk “Jiayou Wuhan” yang berarti “Ayo Semangat Wuhan” sukses menggait hati para pendengar saat dinyanyikan oleh Bripka Hans Simangunsong.

Pasalnya, mulai dari pemberitaan media lokal hingga pemberitaan media di Negeri China pernah membahas aksi Bripka Hans menyanyikan lagu berbahasa Mandarin tersebut.

Saat dikonfirmasi dikediamannya yang berada di Jl. Abd Chatab Rt. 26, kelurahan pasir putih Kecamatan, Jambi selatan, Kota Jambi, pada Kamis (20/2). Bripka Hans mengaku tergerak hati, sengaja menyanyikan lagu “Jiayou Wuhan” untuk menyemangati masyarakat yang dilanda penderita di Kota Wuhan, China.

“Disini saya luruskan, sebenarnya itu untuk membuat lagu, itu bukan saya. Tapi menyanyikan lagu Wuhan, dan lagu Wuhan ini sebelumnya sudah ada, jadi lagu Wuhan ini diciptakan oleh seseorang yang saya tidak kenal dan diciptakan memang untuk menyemangati kota Wuhan,” ujarnya.

Meski demikian, kata dia, lagu Wuhan yang dinyanyikannya itu awalnya kurang diminati dan akhirnya baru dilirik oleh masyarakat. “Namun, lagu tersebut sepertinya kurang diminati di Indonesia khususnya. Mungkin karena mereka tidak tahu dan mengerti apa arti dari lagu tersebut,” katanya.

Lebih lanjut, dijelaskan dia bahwa setelah dibawakan ulang (Cover) oleh dirinya lagu tersebut ternya banyak disukai oleh berbagai kalangan, seperti masyarakat etnis Tionghoa dan lainnya.

Baca Juga:  Kau Dak Tau Siapo AKu? Blepak…!!! Oknum Polairud Tanjabtim Tonjok IRT Hingga Pingsan

“Setelah saya melihat dari media cetak, online ataupun di Televisi atas musibah yang di Wuhan. Jadi saya mencoba untuk mencari tahu lagu tersebut dan mencoba menyanyikan lagu tersebut dan direspon oleh Kementrian Luar Negeri,” ungkapnya.

Sebelumnya, dia mengungkapkan bahwa tidak ada niatan sedikitpun untuk menjadi terkenal setelah membawakan ulang lagu tersebut.

“Ngak ada berfikir untuk (viral) itu, sebenarnya saya ikut prihatin dan peduli dengan masyarakat yang ada di Wuhan sana, mangkanya saya mencoba menyanyikan lagu tersebut. Karena saya tidak bisa memberikan secara materi, moril, namun saya bisa memberikan secara doa melalui lagu agar mereka lebih semangat,” terangnya. (*)

Penulis : Mario Dwi Kurnia