Ya Ampun… Dianggarkan Rp 5,5 Milyar, Dua Proyek APBN di Tabir Mangkrak

oleh

JURNALJAMBI.CO, Merangin – Lagi-lagi, pekerjaan proyek pembangunan yang bersumber dari dana APBN tahun 2019 di Kabupaten Merangin mangkrak.

Belum tuntas proyek Geopark, giliran jembatan Gantung Dusun Guntung dan Jembatan Kepalo Bedah Kecamatan Tabir senilai Rp 5,5 milyar seolah ditinggalkan begitu saja.

Dilihat dari Papan merek, proyek tersebut dikerjakan oleh Kontraktor CV Atha Dwifa dan Konsultan Supervisi PT Laras Sambada, dari anggaran APBN Tahun 2019 dengan masa kerja 120 hari kalender.

Pantauan dilapangan, sejumlah material dibiarkan teronggok begitu saja. Parahnya, tak seorang pun pekerja yang terlihat berada dilokasi.

“Kalau macam ini yang dirugikan tentu masyarakat. Sebab dak jelas dengan status pengerjaannya, ada tidak niat kontraktor untuk menyelesaikannya,” ujar Arif, warga Guntung Kecamatan Tabir.

Kata Arif, semenjak berganti tahun tidak ada lagi aktivitas pengerjaan dari kontraktor. Meterial hanya ditumpukan disekitar lokasi jambatan.

“Selama Januari tahun 2020 tidak ada aktivitas yang dikerjakan. Dulunya harapan masyarakat waktu panen padi jembatan ini bisa dilewati. Lihat saja di sana materialnya berserakan,” sebutnya.

“Waktu awal pengerjaan proyek kami sering lihat orang baju dinas katanya dari balai Jambi. Tapi selama tahun 2020 ini tidak pernah lagi datang, ini ada apa? Jangan-jangan proyek ini ditinggalkan,” beber Arif. (*)

Penulis : Yahya Kariuk