Kelabakan Atasi Lonjakan Harga, Pemerintah Impor Lagi Bawang Putih dari China

oleh

JURNALJAMBI.CO, Jambi – Lonjakan harga bawang putih disejumlah wilayah seakan memaksa Pemerintah untuk mengimpor komoditi itu dari China.

Guna memenuhi kebutuhan masyarakat akan hal nya bawang putih, Pemerintah Indonesia berencana akan kembali membuka impor dari negeri tirai bambu, China.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Provinsi Jambi, Sri Argunaini mengatakan bahwa semulanya Pemerintah Pusat berkebijakan membatasi impor dari Tiongkok, China.

Pasca mewabahnya virus Corona, membuat Pemerintah mengeluarkan kebijakan tersebut. Namun, disamping itu, negara China merupakan importir terbesar bawang putih ke Indonesia.

“Pasokan terbatas karena adanya kebijakan pembatasan impor dari Tiongkok, karena umumnya impor kita bawang putih itu dari Tiongkok. Terkait dengan adanya isu virus Corona, sehingga kita menggunakan pasokan yang ada jadi terjadi ketidak seimbangan antara permintaan dengan pasokan atau ketersediaan sehingga molonjaknya harga bawang putih itu,” ujar Plt Kadisperindag, Sri Argunaini, Senin (10/2).

Meski demikian, beber Sri, Pemerintah Pusat berencana membuka kembali keran impor bawang putih dari Tiongkok ke Indonesia dengan harapan mampu mengembalikan kestabilan harga.

“Namun demikian dengan kondisi itu muncul kebijakan dari Pemerintah Pusat untuk membukakan kembali impor bawang putih (dari Tiongkok_red) tersebut,” katanya.

Demi menyikapi kenaikan harga bawang putih di Jambi, kata Sri, dinas terkait akan segera melancarkan beberapa upaya guna menstabilkan harga komoditi tersebut.

“Untuk menjaga kestabilitasan stok dalam hal ini Dinas Ketahanan Pangan, itu saya dapat bocoran andai masih dalam beberapa waktu ini masih terjadi lonjakan maka akan dilakukan operasi pasar. Terus kebijakan lain yang akan dilakukan itu, untuk membeli seluruh bawang putih yang ada dari penghasil bawang putih yang ada didaerah,” jelasnya.

Baca Juga:  Jelang PSU, KPU Tanjabtim Lantik 15 PPK dan 21 PPS

Jadi, lanjut dia, dalam beberapa hari ini jikalau masih belum terdapat perubahan harga, maka pihaknya akan segera melakukan operasi pasar.

“Tapi mungkin dengan adanya kebijakan pembukaan keran impor dari kemendag, itu insyaallah dalam waktu dekat mungkin akan kembali stabil,” ungkapnya.

Untuk diketaui, berdasarkan informasi dari Plt Kadisperindag Provinsi Jambi terungkap untuk harga komoditi bawang putih di Jambi berada dikisaran harga Rp. 55,000.

“Kalau untuk di Jambi 55, ya kita di Jambi ini malahan lebih rendah dibanding dengan daerah lain. Malah ditingkat Jakarta kemarin sempat 100 dan kita disini masih 50, karena kebetulan di Jambi stok bawang putih kita masih lumayan cukup. Tapi andai kata tidak segera ada kebijakan baru membuka keran impor, lama-lama kita akan segitu,” pungkasnya. (*)

Penulis : Mario Dwi Kurnia