Warga Resah, Ribuan Lalat Serbu Pemukiman

oleh

JURNALJAMBI.CO, Jambi – Masyarakat RT 01 Desa Suka Maju, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi resah akibat serangan ribuan lalat yang menyerbu rumah warga.

Kehadiran lalat tersebut, diduga kuat berasal dari tempat usaha peternakan ayam yang kebetulan terletak tidak jauh dari pemukiman warga sekitar.

Eka namanya, salah satu warga di RT 1, Desa Suka Maju ini menceritakan kegelisahannya saat beraktivitas ditengah kerumunan lalat.

“Ini asalnya dari kandang ayam dibelakang, karenakan tiap bulannya itu ada panen. Nah disetiap panen inilah mulai lalat-lalat ini muncul,” katanya, Kamis (6/2).

Menurut dia, kemunculan lalat ini sudah sering kali menghantui aktivitas warga. Yang mana, ia mengaku kesehariannya berdagang dikawasan kolam pemancingan telaga manggis merasa dirugikan oleh kemunculan segerombolan lalat.

“Ini baru dikit, biasanya masih ada setengah lagi dari ini. Iya kami merasa terganggu lah, karenakan biasanya orang mancing disini pesan kopi ato mie. Nah nengok banyak lalat, jadi dak mau beli,” ujarnya.

Salah satu warga lainnya bernama Narti kembali mengeluhkan hal yang sama. Menurut Narti, kemunculan ribuan lalat itu berpuncak pada saat musim pemasukan bibit ayam baru ke peternakan.

“Menjelang masuk ayam baru ato bibit baru itulah yang banyak lalatnyo. Kalau kami lah biaso, harusnyo pengusaha ayam ini minimal nyo harus berjarak 15 kilo dari rumah warga,” jelasnya.

Namun, kata dia, posisi kandang ayam dengan pemukiman warga sekitar sini terbilang sangat dekat. “Kalau dari sini palingan duo kilo, kalau Sayo yang memiliki usaha ini, harusnyo taatilah peraturan dari DLH,” ungkapnya.

Sementara itu, pihak Mandor kandang Ayam Mitra saat dikonfirmasi di lokasi mengaku bahwa pihaknya selalu melakukan penyemprotan terhadap lalat-lalat yang berterbangan dikawasan rumah warga.

Baca Juga:  M. Hazil Aima Putra Cetuskan Ide Co Branding KTA DPRD dan ATM Bank 9 Jambi

“Memang setiap panen kita lakukan pencucian kandang dan untuk lingkungan sekitar juga kita lakukan penyemprotan ke tiap rumah warga. Kalau untuk lebih jelasnya, nanti mas langsung aja kebaian penanggung jawabnya. Karena kami inikan masih bawahan dak bakal nyampe juga keatasan,” beber Dikin.

Menurut pengakuan Dikin selaku mandor di kandang ayam tersebut mengatakan bahwa di peternakan ayam ini terdapat sekitar 14 kandang ayam. “Kebetulan ini sudah selesai panen,” pungkasnya. (*)

Penulis : Mario Dwi Kurnia