Belum Bisa Dipastikan, Dinkes Kirimkan Sampel Liur Pasien Terduga Corona

oleh

JURNALJAMBI.CO, Jambi – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jambi, berencana akan mengirimkan sampel liur pasien diduga terjangkit virus Corona ke Jakarta.

Kepala Dinkes Provinsi Jambi sekaligus Plt Dirut RSUD Raden Mattaher, Syamsir Halim menceritakan bahwa sebelumnya terdapat satu orang pasien rujukan dari RS Siloam masuk ke RSUD Raden Mattaher dengan dugaan terkena virus Corona.

“Inisial WDZ, perempuan umur 26 tahun, Warga Negara Asing (WNA),” ujarnya, (27/1).

Pihaknya menduga bahwa pasien berinisial WDZ (26) itu terjangkit virus Corona dikarenakan sempat berkunjung ke Kota Wuhan, China.

“Ke wuhan nya tanggal 20 sampai 27 Desember 2019. Untuk memastikannya kita ambil dahak nya kemarin dan kita hari ini akan periksa untuk memastikannya,” ungkapnya.

Sebelumnya diketahui bahwa pihak RSUD Raden Mattaher Jambi berencana akan menyampaikan hasil uji laboratorium pasien hari ini. Namun, dalam keterangan pers nya, hanya menceritakan kondisi dan pengiriman sampel liur ke Jakarta.

“Hari ini baru dikirim (sampel dahak nya). Karena secara klinis kita tidak mencurigai kesitu, karenakan masa inklubasinya sudah lewat, gejalanya tidak ada, kondisi pasien sesak segala tidak ada, tapi pastinya harus lab,” jelasnya.

Menurut dia, uji laboratorium itu sangat perlu dilakukan guna untuk memastikan kebenaran dugaan tersebut. Sedangkan untuk pasien, kata Halim masih akan dirawat di ruang isolasi di RSUD Raden Mattaher.

“Ya karena kita waspada aja, karena dia ada perjalanan ke Wuhan itulah mangkanya kita rawat,” katanya.

Selain itu, untuk tiga orang terdekat pasien yang ikut melakukan pemeriksaan di RSUD. Halim mengatakan bahwa ketiga orang tersebut tidak ikut dirawat dan kondisinya normal.

“Iya, cuma teman-teman dia aja yang ikut diperiksa, tapi ngak dirawat. Semuanya pulang, dia ngak papa,” tegasnya.

Baca Juga:  Alhamdulillah... Polairud IF dan IRT di Tanjabtim Sepakat Berdamai

Dia menginformasikan, bahwa untuk mengantisipasi masuknya virus Corona ke Jambi, pihaknya sudah melakukan kordinasi dengan pihak Pelabuhan (Bandara).

“Kita untuk mengantisipasi virus ini, kita tentu dari pelabuhan bandara. Kita cegah dia masuk, karena Kitakan ada KKP nya screening suhu tubuh orang,” terangnya.

Terpisah, Dokter Spesialis Paru yang menangani pasien WDZ, dr Widianto memastikan bahwa kondisi pasien saat ini dalam keadaan baik, dari hasil ronsen dan sebagainya tidak ditemukan adanya keluhan dari pasien.

“Baik, itu ronsen dan keluhan-keluhan sama sekali tidak ada sekarang, dan mudah-mudahan kita berharap itu bukan virus Corona,” ungkapnya.

Dr Widianto mengaku bahwa pihaknya sudah melakukan penangan secara maksimal. “Kita sudah melakukan sok tenggorokan dan itu dikirim ke Jakarta Lit Bank dan kita menunggu konfirmasi dari Lit Bank Kemenkes, paling lama dua minggu,” pungkasnya. (*)

Penulis : Mario Dwi Kurnia