Bryan Nekat Mencuri PS Demi Biaya Persalinan Istri

oleh

JURNALJAMBI.CO, Jambi – Unit Reskrim Polsek Telanaipura, Kota Jambi, baru-baru ini berhasil mengamankan seorang pelaku tindak pidana pencurian yang terjadi di Kelurahan Simpang lV Sipin, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, Senin (6/1).

Pelaku diketahui atas nama M Bryan Syahputra (19), warga Kecamatan Muara Rupit, Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatra Selatan.

Waka Polsek Telanaipura, IPTU Budi Utomo dalam keterangan pers, Rabu (15/1) mengatakan bahwa terduga pelaku diamankan atas laporan tindak pidana pencurian yang terjadi disalah satu reltal PlayStation (PS) di Kelurahan Simpang lV Sipin.

“Yang mana korban sekaligus pelapor mengalami kerugian dua set PS 3, empat stik PS 3, berikut uang setoran sejumlah lebih kurang Rp. 200 ribu,” ujarnya.

Waka Polsek menceritakan, bahwa kronologis kejadian itu berawal pada saat pelaku yang saat itu masih berstatus karyawan di berhentikan oleh korban.

“Berniat ingin memberhentikan saudara iGO (pelaku). Setelah itu IGO membuat permintaan kepada pelapor untuk numpang, selama sehari,” terang Waka Polsek.

Selanjutnya, pelapor memberikan izin untuk pelaku tinggal selama sehari dirental milik pelapor dan keesokan harinya pelaku pamit untuk pulang kampung.

“Awalnya tidak ada kecurigaan dari pelapor, setelah karyawan yang baru melakukan pengecekan. Ternyata ditemukan adanya kehilangan beberapa unit PS,” lanjutnya.

Merasa tidak terima, korban pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Telanaipura. Kemudian tim Polsek yang mendapati laporan langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku.

“Yang mana tersangka naik travel untuk pulang kampung ke Musi Rawas. Alhamdulillah terkejar saat sedang makan didaerah Singkut, dan langsung dilakukan penangkapan dengan personil Polsek setempat,” jelasnya.

Setelah ditangkap dan dilakukan pengeledahan, dari tangan tersangka ditemukanlah sejumlah barang bukti tersebut. “Barang bukti belum sempat dijual oleh pelaku,” cetusnya.

Baca Juga:  Gerak Cepat Polsek Tabir Ulu, Tambang Emas Ilegal Dirazia

Mirisnya, saat dikonfirmasi langsung. Pelaku mengaku terpaksa melakukan aksi (pencurian) tersebut lantaran membutuhkan uang untuk biaya persalinan istri di kampung halaman.

“Bukan (karena sakit hati) pak, Aku lagi butuh uang untuk biaya bini ku persalinan melahirkan, anak kedua,” ungkapnya. (*)

Penulis : Mario Dwi Kurnia