Heboh, Pengunjung Hotel Lumajan Ngaku Kehilangan Uang 1600 Euro dan Perhiasan

oleh

JURNALJAMBI.CO, Jambi – Pengunjung Hotel Lumajan yang berada di Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi, yang dihuni pasangan atas nama Wardah 43 tahun warga Kuala Tungkal dan Martin 54 tahun warga kebangsaan Jerman mengaku kehilangan uang sebanyak 1600 Euro atau sekitar Rp. 15 juta.

Selain kehilangan uang sebesar 1600 Euro di dalam kamar Hotel, Wardah juga mengaku telah kehilangan sejumlah perhiasan.

“Saat mau chek out, saya kaget lihat jendela dalam keadaan terbuka. Buka dompet uang sudah ngak ada,” ujarnya.

Sementara itu, Pengurus Hotel Lumajan, atas nama Meri mengakui bahwa pasangan tersebut chek in kedalam kamar hotel sekitar pukul 21:00 Wib.

“Jam sembilan chek in nya, pas mau chek out dia ngaku kalau uangnya hilang 600 Euro. Terus ngobrol sama suaminya dan bilang lagi kalu suaminya kehilangan 1000 Euro, jadi 1600 Euro, katanya,” ungkap Meri menirukan percakapan dengan Wadah.

Setelah berkordinasi dengan pihak Hotel untuk meminta pertanggung jawaban namun belum terkabul, pihak hotel mengaku menganjurkan kepada Wardah untuk melaporkan kejadian tersebut pada pihak Kepolisian.

“Kalau nggak senang, atau ibu nggak terima dan mau cari tau. Minta tolong ke kepolisian aja, saya bilang gitu dan ya udah saya langsung ke kantor Polisi katanya gitu,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil kepala Kepolisian Sektor (Waka Polsek) Jambi Selatan, AKP Sunarji membenarkan adanya laporan yang masuk kepihaknya atas dugaan pencurian di Hotel Lumajan.

“Berdasarkan laporan yang masuk hari ini sekitar pukul 7:30 Wib, telah terjadi pencurian terhadap pengunjung atau penginap dari pada hotel Lumajan yang berlokasi di Talang Bakung,” ujarnya.

Untuk korban atas nama ibu Wardah dan kronologis kejadian di hotel Lumajan.

“Di pagi harinya barang-barang berupa uang dan emas yang ia miliki sudah tidak ada lagi didalam tas,” katanya.

Untuk penyelidikan lebih lanjut, saat ini laporan tersebut sudah ditangani oleh tim Reskrim Polsek Jambi Selatan.

Pantauan diloasi kejadian, terlihat bekas congkelan dibagian jendela kamar hotel. Sedangkan kondisi kamar (TKP) terlihat sudah dibersihkan oleh kamar hotel.

“Nggak ada (penjaga malam_red) karena disinikan kamarnya sedikit jadi ngak ada (pihak keamanan_red). Itu CCTV nya rusak, sudah lama karena sering dipakaikan rusak. Pakai rusak,” jelas Pengurus Hotel Lumajan Meri.(*)

Penulis : Mario Dwi Kurnia