Inginkan Bandara Kerinci Didarati Pesawat Besar Langsung dari Jakarta, H. Bakri: Bertahap, Tahun 2020 Dianggarkan Rp 40 Milyar

oleh

JURNALJAMBI.CO, Kerinci – Cita – cita, mimpi dan harapan H. Bakri supaya bandara Depati Parbo menjadi bandara yang didarati pesawat berbadan lebar, dengan rute Jakarta – Kerinci mulai nampak titik terang.

Keinginan itu sudah dilakukan H. Bakri terhadap bandara Bungo yang dirintis oleh mantan Bupati Bungo Zulfikar Achmad, kemudian diteruskan oleh mantan Bupati Zaini dan Bupati Bungo sekarang H. Masyuri.

“Bapak – Bapak, saya punya keinginan besar supaya bandara Kerinci ini langsung didarati pesawat berbadan besar dari Jakarta – Kerinci. Alhamdulillah Bandara Depati Parbo untuk tahun ini telah dianggarkan sebesar Rp. 40 Milyar,” ujar anggota DPRRI H. Bakri kepada masyarakat Hiang dan perantau Minang Kerinci (Mike) saat makan malam dengan Bupati Kerinci beberapa waktu lalu.

Menurut H. Bakri yang juga Ketua DPW PAN Provinsi Jambi, untuk menuju Kerinci dari pulau Jawa atau luar Negeri dibutuhkan waktu 8 jam baik itu dari Kota Jambi atau dari Padang Sumatra Barat. Karena jauhnya perjalanan tersebut para wisatawan ragu untuk datang ke Kerinci.

“Walaupun sekarang ada pesawat kecil dengan baling – baling, banyak juga para wisatawan yang ragu naik pesawat tersebut. Kedepan kita upayakan pembenahan bandara supaya bisa didarati pesat berbadan lebar. Saya yakin, pariwisata Kerinci akan ramai dikunjungi wisata luar dan ekonomi masyarakat kmeningkat,” terang Bakri yang tiga periode jadi anggota DPRRI.

Selain itu dirinya berharap pembebasan lahan untuk segera dirampungkan, sehingga anggaran lebih besar lagi bisa masuk dalam percepatan pembangunan bandara depati parbo.

“Sebelum ini anggaran untuk Bandara Kerinci sebesar Rp. 150 Milyar. Karena pembebasan tanah belum selesai anggarannya dikembalikan ke pusat. Untuk saat ini, kita bangun dahulu dilokasi tanah yang telah dibebaskan. Yang penting pembangunannya berjalan setiap tahunnya, ” ujar Bakri. (*)

Baca Juga:  Gerak Cepat Polsek Tabir Ulu, Tambang Emas Ilegal Dirazia

Penulis: Yosep