Terungkap, Kisah Dibalik Dugaan Penyalahgunaan Data Istri Ketua DPRD Merangin, MAF Enggan Beberkan Kronologis

oleh -288 views

JURNALJAMBI.CO – Senin (25/11) pagi, sekitar pukul 08.30, Kepala Pos PT Mega Auto Finance (MAF) Bangko, Bahtiar secara khusus menyambangi rumah dinas Ketua DPRD Merangin.

Bahtiar tidak sendiri. Ia ditemani oleh Feri dan satu karyawan MAF lainnya. Mereka datang untuk meminta maaf perihal adanya kekeliruan data kreditur yang dialami oleh istri ketua DPRD Merangin, Kisul Effendy.

Kedatangan ketiganya disambut hangat oleh Kisul Effendy. Pembicaraan pun berlanjut yang diakhiri dengan perdamaian. Kisul Effendy memaafkan kekhilafan pihak MAF.

“Saya sudah memaafkan, cuma saya pesan kedepan untuk belajar beretika dalam bekerja dan itu jangan hanya kepada orang besar saja, tetapi kepada siapapun tetap jaga etika, agar kejadian serupa tak terulang,” ujarnya yang mengaku tidak akan membawa ke jalur hukum.

Usai pembicaraan, pihak MAF seolah berusaha menghindari awak media. Ketika dikonfirmasi, Bahtiar hanya menjawab dengan singkat.

“Kami datang kesini menemui ibu ketua DPRD untuk mengklarifikasi dan meminta maaf. Masalah ini sudah selesai, Ibu ketua sudah memaafkan. Ini kesalahan kami karena sistem yang error,” ujar Bahtiar sembari meninggalkan rumah dinas ketua DPRD Merangin.

Tak puas dengan jawaban Bahtiar, awak media yang ingin mengetahui secara detail kronologis kesalahan data berusaha menemuinya di Kantor MAF. Lagi-lagi, Bahtiar menjawab dengan singkat dan menghindar dari awak media.

“Sudah dimaafkan, sudah tidak ada masalah. Itu terjadi karena kesalahan data. Maaf, saya lagi beres-beres diruang atas. Nanti ada tamu,” ujar Bahtiar yang hanya mengenakan singlet dan celana dasar.

Berdasarkan penelusuran Jurnaljambi.co, Kisul Effendy memang pernah mengajukan pinjaman di MAF. Pinjaman pertama dilakukan pada bulan Mei tahun 2015. Lalu, pinjaman kedua pada Bulan April tahun 2016. Sejak saat itu, Kisul Effendy tidak pernah melakukan pinjaman kembali.

Informasi yang dihimpun dari sumber yang dapat dipercaya, nomor Handphone yang tertera dalam data kreditur atas nama Ernawati warga Desa Tambang Baru ternyata tidak sama dengan nomor milik Kisul Effendy. Lalu, bagaimana data lama itu bisa muncul kembali? Dari mana Debt Collector mendapatkan nomor Kisul Effendy?

Hingga berita ini diterbitkan, Jurnaljambi.co tidak berhasil mendapatkan keterangan dari Manajemen MAF terkait kejanggalan yang disebut-sebut akibat ‘system error’. Manajemen MAF menutup diri dan enggan menceritakan kronologis. (*)

Penulis: Ivan Ginanjar