Masyarakat Solok Selatan Memilih Liburan ke Malaysia

oleh -9 views

JURNALJAMBI.CO – Masyarakat Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, lebih memilih liburan ke Malaysia dibandingkan daerah lain di Indonesia karena harga tiket lebih murah.
Direktur biro travel PT Teman Sejati Rivo Rinaldi, di Padang Aro, Kamis mengatakan untuk tiket Padang-Kuala Lumpur Malaysia menggunakan Air Asia hanya Rp255 ribu sedangkan untuk Padang-Jakarta paling murah Rp1.059.000 menggunakan Lion Air itu belum termasuk bagasi.

“Selama Februari saya sudah menerima pesanan tiket Padang-Kuala Lumpur untuk rombongan 20 orang lebih untuk berwisata. Selama 2019, ada peningkatan pembelian tiket ke Malaysia dan setiap hari rata-rata tiga pesanan,” ujarnya.
Dia mengatakan kalau biasanya hanya WNI yang bekerja di Malaysia yang memeesan tiket ke Malaysia.
Untuk penerbangan dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM), kata dia, ke wilayah lainnya di Indonesia paling murah tujuan Batam Rp738 ribu pakai Lion Air itu belum masuk bagasi.
Dia menyebutkan, pergeseran tren liburan tahun ini berbanding terbalik dibanding tahun lalu.
Pada 2018, katanya, kebanyakan pesanan tiket liburan dari Solok Selatan paling banyak ke Yogyakarta yang kala itu harga tiket Padang-Yogya hanya Rp694 ribu.
Akan tetapi tahun ini untuk penerbangan Padang-Yogyakarta harga tiket paling murah Rp1.233.000 tanpa bagasi.
Dia menambahkan Untuk pesanan tiket Padang-Jakarta sebetulnya masih normal tetapi kebanyakan masyarakat yang mengurus bisnis, keperluan mendadak maupun kedinasan.
Sebelumnya Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Oni Yulfian, mengatakan, Jumlah kunjungan wisatawan ke Sumbar pada Januari-Februari 2019 menurun drastis 30 hingga 40 persen dibandingkan periode yang sama pada 2018 karena tingginya harga tiket pesawat.
“Indikator penurunan jumlah kunjungan itu bisa dilihat dari jumlah penumpang di BIM yang berkurang dan tingkat hunian kamar hotel pada Januari 2019,” katanya.
Data Dinas Pariwisata setempat, jumlah penumpang di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada Januari 2019 mencapai 271.674 orang, mengalami penurunan sebesar 29,57 persen dibanding Desember 2018 yang tercatat sebanyak 385.747 orang.
Bila dibandingkan dengan bulan Januari 2018, yang tercatat 353.007 orang, jumlah penumpang bulan Januari 2019 mengalami penurunan sebesar 23,04 persen.
Sementara Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang bulan Januari 2019 mencapai rata-rata 44,24 persen atau mengalami penurunan sebesar 14,35 poin dibanding bulan Desember 2018 yang tercatat sebesar 58,59 persen.(*)
Sumber:antaranews.com

9 views