Tampung Aspirasi Rakyat, Anggota DPRD Merangin Gelar Reses

oleh

JURNALJAMBI.CO – Sejak tanggal 28 Januari sampai dengan tanggal 4 Februari 2019, DPRD Merangin menjadwalkan kegiatan reses masa sidang pertama guna menampung aspirasi masyarakat.

Ke 35 anggota dewan pun kembali ke daerah pilih masing-masing untuk menemui masyarakat setempat. Tak hanya menampung aspirasi dan bersilaturahim, kegiatan reses juga ditujukan untuk mendukung percepatan pembangunan.

Seperti yang dilakukan oleh dua anggota DPRD Kabupaten Merangin asal Daerah Pemilihan (Dapil) II Tabir yakni As’ari Elwakas dari partai Demokrat dan Mustafa dari partai Hanura.

As’ari Elwakas menggelar reses di Desa Talentam Kecamatan Tabir Barat pada Sabtu (2/2). Sedangkan Mustafa mengelar Reses di Dusun Semayo, Kelurahan Pasar Rantau Panjang, Senin (4/2). Dua Reses anggota dewan tersebut dihadiri oleh masyarakat.

As’ari Elwakas mengelar reses sembari membuka lubuk larangan dan sunatan massal. Pada kesempatan ini, pria yang akrab disapa Apuk ini menyebutkan Reses merupakan wadah untuk menampung aspirasi masyarakat. Selanjutnya, aspirasi itu nantinya akan diperjuangkan di gedung rakyat atau parlemen.

“Dengan adanya tatap muka ini hendaknya silaturahmi terus terjalin, melalui reses ini pula kami akan berusaha dan memperjuangkannya di DPRD. Mudah-mudahan sunatan dan membuka lubuk larangan kita ini diberkati,” katanya.

Sementara itu, Musatafa dalam sambutannya saat menggelar reses di Dusun Semayo, Kelurahan Pasar Rantau Panjang mengatakan bahwa setiap kegiatan reses dan menampung aspirasi masyarakat bisa mendorong percepatan pembangunan.

“Bertatap muka secara langsung seperti ini perlu dilakukan, sebab dengan adanya reses ini apa yang menjadi keluhan masyarakat terkait insfastruktur dan sebagainya bisa didengar dan diperjuangkan,” sebutnya.

“Selain kami bisa mendengarkan secara langsung tentunya dalam percepatan pembangunan di Kabupaten Merangin, perlu saran, kritikan dan masukan. Sehingga singkronisasinya berjalan antara masyarakat dan pemerintahan,” katanya. (*)